Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH NILAI PELANGGAN DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA PT JNE EXPRESS ACROSS NATIONS DI BANDA ACEH Nurulia Dimitha; Aida Fitri
JSI: Jurnal Saudagar Indonesia Vol 2, No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jsi.v2i1.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai pelanggan dan kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen pada PT JNE Express Across Nations di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer dalam bentuk kuesioner untuk pengumpulan data, dan data sekunder dalam bentuk studi kepustakaan. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 50 responden yang menggunakan jasa kirim PT JNE di Kota Banda Aceh. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Untuk melihat ada tidaknya pengaruh antar variabel bebas dan terikat secara parsial digunakan uji-t. Hasil dari olah data analisis regresi linier berganda menunjukkan adanya pengaruh positif antara nilai pelanggan dan kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen pada PT JNE Express Across Nation di Kota Banda Aceh. Hasil dari uji parsial atau uji-t menunjukkan adanya pengaruh dan signifikansi antara nilai pelanggan dan kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen pada PT JNE Express Across Nations di Kota Banda Aceh.
Pengembangan Kreativitas Anak Sejak Dini dalam Pemanfaatan Lahan Produktif untuk Berwirausaha dan Penggunaan Uang Secara Bijak Husnaina Mailisa Safitri; Cut Fitrika Syawalina; Zuraidah; Amelia Rahmi; Nara Pristiwa; Nurulia Dimitha; Ade Elvi Rahmah
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas Anak harus dilatih sejak dini agar mereka dapat mengembangkan ide-ide inovatif yang dapat menciptakan peluang bisnis untuk berwirausaha. Pendidikan mengenai pemanfaatan lahan produktif dapat memberikan peluang bagi anak untuk belajar mengelola sumber daya alam sebagai kegiatan yang kreatif dan bermanfaat. Selain mengembangkan kreativitas anak dan memberikan pengetahuan tentang wirausaha, anak juga perlu dibekali dengan pengetahuan dalam hal penggunaan uang secara bijak. Banyak anak yang belum mendapatkan pembelajaran yang cukup tentang manajemen keuangan, Padahal, keterampilan ini sangat penting membantu mereka dalam mengelola hasil usaha mereka jika terlibat dalam kegiatan berwirausaha di masa depan. Dengan dibekali pengetahuan tentang penggunaan uang dengan bijak, diharapkan anak-anak memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan sehingga bijak dalam mengelola uang dengan baik dan dapat berkontribusi pada perekonomian keluarganya. Tujuan kegiatan Pengabmas ini untuk membekali anak dalam mengembangkan kreatifitas mereka dalam berwirausaha sehingga manfaat dari kegiatan ini dapat menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan global dan menciptakan peluang bisnis di masa depan.
Pelatihan budidaya ternak kambing berbasis kolaborasi pesantren–masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi Agusnawan Linu Ibrahim; M. Danil Furqansyah; Nurulia Dimitha; Ade Elvi Rahma; Fani Sartika
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38661

Abstract

AbstrakPesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, keterbatasan keterampilan kewirausahaan dan pengetahuan teknis santri serta masyarakat sekitar masih menjadi kendala dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren. Salah satu potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan secara kolaboratif adalah usaha budidaya ternak kambing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesiapan usaha santri dan masyarakat melalui pelatihan budidaya ternak kambing berbasis kolaborasi pesantren dan masyarakat. Mitra kegiatan adalah Pesantren Baitul Arqam dengan melibatkan 32 peserta yang terdiri atas santri, pengelola pesantren, pengurus lembaga mitra, dan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan teknis dan manajerial usaha ternak kambing, praktik lapangan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dengan skor rata-rata meningkat dari kategori “cukup paham” menjadi “paham” didukung oleh hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test yang menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test (p < 0,001). Selain itu, Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pesantren dan masyarakat sebagai modal sosial dalam pengembangan usaha ternak kambing yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal, sehingga perlu didukung melalui pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Kata kunci: kolaborasi pesantren-masyarakat; budidaya ternak kambing; pemberdayaan ekonomi; pelatihan. Abstract Islamic boarding schools (pesantren) play a strategic role not only as religious educational institutions but also as centers for community economic empowerment. However, limited entrepreneurial and technical capacities among students and surrounding communities hinder economic self-reliance. This community service program aimed to enhance participants’ knowledge, technical skills, and business readiness through collaborative goat farming training involving the pesantren and the local community. The program was conducted at Pesantren Baitul Arqam with 32 participants, including students, administrators, partner representatives, and local residents. The implementation included technical and managerial training, field practice, and evaluation using pre-test and post-test, observation, and feedback. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, supported by the Wilcoxon Signed Ranks Test (p < 0.001). In addition, the program strengthened collaboration between the pesantren and the community as social capital for developing sustainable goat farming enterprises. Therefore, follow-up mentoring is recommended to ensure program sustainability. Keywords: pesantren–community collaboration; goat farming; economic empowerment; business training; community service.