Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Micro Teaching sebagai Strategi Pembelajaran Profesional dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Calon Guru Pendidikan Agama Islam Muhammad Hatta
Ameena Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i1.215

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi pedagogik guru, termasuk calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pembentukan nilai dan karakter. Micro teaching selama ini dipraktikkan sebagai bagian dari pendidikan keguruan, namun kajian yang secara spesifik menelaah kontribusinya terhadap kompetensi pedagogik calon guru PAI masih terbatas dan cenderung bersifat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis micro teaching dalam meningkatkan kompetensi pedagogik calon guru Pendidikan Agama Islam secara kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur primer dan sekunder yang relevan, kemudian dianalisis melalui proses reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa micro teaching efektif dalam melatih keterampilan dasar mengajar, meningkatkan kemampuan reflektif, serta menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik pembelajaran. Namun demikian, optimalisasi micro teaching dalam konteks PAI memerlukan penguatan desain yang integratif dan berbasis nilai keislaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa micro teaching yang dirancang secara sistematis, reflektif, dan kontekstual berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik calon guru Pendidikan Agama Islam. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan perspektif konseptual mengenai pentingnya integrasi nilai dan karakter dalam praktik micro teaching sebagai strategi pembelajaran profesional.
Dayah Sebagai Pusat Pendidikan Islam dalam Membentengi Diri dari Aliran Sesat untuk Meningkatkan Kesadaran Keagamaan Generasi Muda Aceh Muhammad Hatta
Journal of Islamic Education and Law Vol. 1 No. 3 (2025): Journal of Islamic Education and Law
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/as97zh10

Abstract

Pendidikan Islam di Aceh, khususnya melalui lembaga dayah, memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesadaran keagamaan generasi muda. Namun, dalam perkembangan zaman yang semakin pesat, tantangan baru muncul berupa penyebaran aliran sesat yang mengancam pemahaman agama yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dayah dalam membentengi generasi muda Aceh dari pengaruh aliran sesat serta meningkatkan kesadaran keagamaan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di beberapa dayah di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun dayah telah berperan penting dalam pendidikan agama, mereka menghadapi tantangan dalam mengadaptasi metode pengajaran terhadap perkembangan zaman dan media digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dalam sistem pengajaran dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dayah dalam menghadapi aliran sesat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan agama di dayah dengan memperkenalkan pendekatan yang lebih relevan terhadap kebutuhan generasi muda Aceh.