Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari La Aba; Wa Ode Sukmawati Arsyad; Sulfa; La Kolaka; La Ode Sahiddin; Irfan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v4i1.87

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat tentang Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi telah dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu Kota Kendari. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat skema PKMI ini adalah: (1) Memperoleh air bersih dari air sumur yang keruh, berwarna dan berbau pada masyarakat Kelurahan Kambu, (2) Menerapkan teknologi tepat guna bagi masyarakat di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu agar mampu mengolah air tanah yang keruh, berwarna dan berbau menjadi air bersih, (3) Memperkenalkan dan menerapkan teknologi Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi untuk menghasilkan air bersih dari air sumur yang keruh, berbau dan berwarna, (4) Memberikan keterampilan merancang dan membuat peralatan teknologi Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi masyarakat Kelurahan Kambu. Untuk mewujudkan tujuan tersebut telah dilakukan PKMI dengan tahapan sebagai berikut: (1) Melakukan survey tentang kondisi sumber air bersih Masyarakat di Kelurahan Kambu, (2) Mengadakan sosialisasi tentang manfaat dan kegunaan teknologi Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi untuk memperoleh air bersih dari air tanah yang keruh, berbau dan berbau dengan sasaran Pengurus Masjid HM. Jusuf Abadi Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, sehingga kegiatan ini dapat mengubah pola pikir masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi air bersih yang memenuhi standar kesehatan, (3) Memberikan BIMTEK (Bimbingan Teknis) cara pembuatan dan penggunaan teknologi aerasi-filtrasi untuk memperoleh air bersih, (4) Membangun prototipe instalasi pengolahan air bersih menggunakan metode aerasi-filtrasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih dengan melibatkan masyarakat dengan harapan agar masyarakat dapat membangun instalasi yang sama melalui swadaya. Pembangunan prototipe dimaksudkan untuk memberikan contoh instalasi yang siap pakai dengan harapan masyarakat dapat membuat instalasi yang sama di tempat lain dengan skala yang berbeda sesuai dengan kebutuhan, (5) Memberikan pelatihan metode pengelolaan/perwatan instalasi pengolahan air bersih menggunakan metode aerasi-filtrasi, sehingga peralatan tersebut dapat dirawat dan dipergunakan dengan baik. Keberadaan sistem pengolahan air bersih dengan metode aerasi-filtrasi ini menjadi Solusi yang tepat terhadap persmasalahan air bersih yang dihadapi oleh kelompok masyarakat, yakni Pengurus Masjid HM. Jusuf Abadi BTN. UHO, sehingga diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di BTN. UHO, secara khusus dan seluruh masyarakat di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari secara umum.
Analisis Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) Tes Buatan Guru Pendidikan Pancasila Di SMA Negeri 10 Kendari La Ode Riski; Sulfa
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v4i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada soal subjektif yang disusun oleh guru Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 10 Kendari pada ulangan semester ganjil kelas X tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan soal dilakukan melalui langkah-langkah sistematis, yaitu: (1) menganalisis Kompetensi Dasar (KD), (2) menyusun kisi-kisi soal, (3) menulis soal berdasarkan kisi-kisi, dan (4) menyusun pedoman penskoran. Analisis terhadap soal ulangan semester ganjil menunjukkan bahwa soal dengan kategori Lower Order Thinking Skills (LOTS) sebesar 20% (sebagian kecil), Middle Order Thinking Skills (MOTS) sebesar 40% (kurang dari setengah), dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) sebesar 40% (kurang dari setengah). Temuan ini menunjukkan bahwa proporsi soal HOTS masih belum dominan dalam instrumen penilaian yang digunakan.