Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama di Kalangan Pelajar dan Tokoh Agama di Kabupaten Parimo: Religious Moderation Among Students and Religious Leaders in Parimo Regency Muh. Amin Parakkasi; Ubay; Muhammad Munif Godal; Sagir M. Amin; Normawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10501

Abstract

FKUB Prov. Sulawesi Tengah dalam tugasnya sebagai forum dialogis, penampung dan penyalur aspirasi serta pelaksana sosialisasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama telah melaksanakan dialog dan sosialisasi penguatan moderasi beragama di kalangan pelajar dan tokoh agama di Kabupaten Parimo.Tulisan ini menyajikan hasil survei terkait pemahaman dan sikap Moderasi Beragama di kalangan pelajar dan Tokoh Agama di Kabupaten Parimo. Survei ini bertujuan untk memperoleh gambaran tingkat pemahaman dan sikap Moderasi Beragama di kalangan Pelajar dan Tokoh Agama di Kabupaten Parimo yang diukur dengan empat indikator utama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan penyebaran kuesioner kepada responden pelajar dan Tokoh Agama di Kabupaten Parimo. Data kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan sikap Moderasi Beragama. Hasil survei yang melibatkan dua elemen penting masyarakat—yaitu pelajar sebagai generasi penerus bangsa dan Tokoh Agama sebagai penjaga nilai-nilai moral dan sosial—menunjukkan bahwa Kabupaten Parimo Sulawesi Tengah memiliki fondasi sosial yang kuat dalam menjaga harmoni kebangsaan.
TRANSFORMATION OF KAILI TRIBE RITUALS POST-ISLAMIZATION: INTEGRATING ISLAMIC VALUES INTO LOCAL TRADITIONS Surni Kadir; Hamdi Rudji; Normawati; Kamal; Mukhlis Lubis
ILMU USHULUDDIN Vol. 12, No. 1, July 2025
Publisher : Peminat Ilmu Ushuluddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/iu.v12i1.46781

Abstract

The post-Islamization transformation of the Kaili tribe in Central Sulawesi led to significant changes in traditional rituals, especially Pompoura and Disaster Prevention, originally based on animism. This study explores the tribe's adaptation to Islamic influences while balancing the preservation of ancestral traditions and the tension it caused with traditional elders. Using a qualitative approach with descriptive methods, the research involved in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results indicate that these rituals have been reinterpreted to align with Islamic teachings while maintaining social elements that reinforce community solidarity. This study provides practical contributions to religious leaders and traditional figures in managing cultural change, offering solutions that balance religious values and local traditions. Future research directions could explore other communities to broaden the scope and delve deeper into similar cultural resistance dynamics, focusing on cultural and religious negotiations to create innovative solutions that balance tradition and modernity.