Choiral Bachri Adzimi
Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran Performa Jaringan Internet Menggunakan Quality of Service dengan Wireshark Mochammad Machlul Alamin; Ahcmad Ramadhani Firmansyah; Alaik Bittuqoh; Choiral Bachri Adzimi; M Iqbal Wahyudi; Mochammad Zulfikar AT
Nusantara Computer and Design Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Computer and Design Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncdr.v3i1.1633

Abstract

Penelitian ini menganalisis kualitas layanan Quality of Service (QoS). Jaringan internet di Balai Desa Pagerwojo untuk memahami seberapa baik koneksi yang tersedia. QoS digunakan untuk menilai performa jaringan berdasarkan beberapa aspek penting, seperti Jitter, delay, throughput dan packet loss. Pengukuran dilakukan menggunakan aplikasi Wireshark di gedung balai desa. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata nilai Delay dan Jitter berada dalam kategori "Sedang" dengan indeks 2, Packet loss masuk kategori "Bagus" dengan indeks 3, sedangkan throughput juga termasuk dalam kategori "Sedang" dengan indeks 2. Dari hasil keseluruhan, rata-rata indeks yang diperoleh adalah 2.25. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas jaringan di Balai Desa Pagerwojo tergolong cukup baik, meskipun masih perlu perbaikan agar lebih optimal. This study analyses the Quality of Service (QoS). The internet connection in Pagerwojo Village Hall is used to understand how good the available connection is. QoS is used to assess network performance based on several important aspects, such as Jitter, delay, throughput and packet loss. Measurements were made using the Wireshark application in the village hall building. The results show that the average value of Delay and Jitter is in the "Moderate" category with an index of 2, Packet loss is in the "Good" category with an index of 3, while throughput is also included in the "Moderate" category with an index of 2. From the overall results, the average index obtained is 2.25. This shows that the network quality in Pagerwojo Village Hall is quite good, although it still needs improvement to be more optimal.
Optimalisasi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga melalui Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Lingkungan RT Zahra Gunawan; Untung Usada; Shefyla Dwi Safitri; Ana Septiyah; Siti Ma’rufa; Rizka Amalia; Nabila Mauliddia Azzhara; Choiral Bachri Adzimi; M. Zulhazmi Shafiyuddin; Muhammad Saikhul Alam
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 2 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/9bz8nz66

Abstract

Pelatihan tentang pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Desa Gebang, Kabupaten Sidoarjo, adalah suatu langkah untuk memberdayakan masyarakat serta mengelola limbah rumah tangga dengan cara yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga langkah, yaitu persiapan alat dan bahan, memberikan pengetahuan mengenai dampak buruk dari minyak jelantah yang dibuang sembarangan, dan praktik langsung dalam membuat lilin aromaterapi. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai sumber daya yang bermanfaat serta membuka kesempatan untuk usaha kecil yang berpotensi. Dengan menggunakan alat dan bahan yang sederhana, masyarakat dapat menghasilkan produk berkualitas yang membantu dalam menjaga lingkungan dan juga meningkatkan kesejahteraan. Program ini menawarkan solusi nyata dalam mengelola limbah serta memberdayakan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Training on processing used cooking oil into aromatherapy candles in Gebang Village, Sidoarjo Regency, is a step towards empowering the community and managing household waste in an environmentally friendly manner. This activity was carried out in three steps: preparing tools and materials, providing knowledge about the negative impacts of improperly disposed of use, utilizing simple tools and materials, and demonstrating how the community can produce high-quality products that help protect the environment and enhance overall cooking oil. Additionally, hands-on practice in making aromatherapy candles was included. The results of this training indicate increased public awareness of utilizing used oil waste as a useful resource and opening opportunities for potential small businesses. By using simple tools and materials, the community can produce quality products that help protect the environment and improve well-being. This program offers a real solution to waste management and empowers the community's economy in a sustainable manner.