Putri Azizah Nasution
STAIN Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di MIS Unggulan Rohmatul Ummah Erma; Rahmadani; Anni Khoiriah; Siti Marwiyah; Robiatul Adawiyah; Putri Azizah Nasution
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari pelaksanaan PPL ini adalah memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang bagaimana mengajar di hadapan peserta didik yang sesungguhnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang muncul di lapangan, sebuah proses yang dapat mempercepat pendewasaan diri mereka sebagai calon pendidik. Setiap masalah yang dihadapi di sekolah menjadi pelajaran penting, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan mengajar mereka untuk masa depan. Di sisi lain, keberadaan mahasiswa di MIS Unggulan Rohmatul Ummah diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, membantu pihak sekolah dalam melaksanakan pembelajaran dengan program-program yang telah disiapkan oleh mahasiswa.
Pemanfaatan Gordang Sambilan dalam Upacara Horja Godang di Mandailing Natal Mutiara Fadhilah; Putri Azizah Nasution; Rizki Adawiyah Lubis
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Rumbio Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Desember
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the famous local cultures in Indonesia is the Mandailing culture on the island of Sumatra. Mandailing Natal Regency is the southernmost part of North Sumatra province and directly borders West Sumatra province. This research aims to determine the use of Gordang Sambilan in Mandailing Natal and the development of Gordang Sambilan music until now. The method used is qualitative and is carried out using Focus Group Discussion (FGD) data collection techniques. The steps in Gordang Sambilan's research cannot be separated from the basic historical method, which is carried out through the stages of heuristics, criticism, interpretation and writing. The research location is in Mandailing Natal Regency, especially in Panyabungan Mandailing Natal. The results of the research determine the history of the birth of the typical Mandailing Natal musical instrument, namely the Gordang Sambilan, and its use in Mandailing Natal customs. Gordang Sambilan is one of the traditional musical ensembles that has become the identity of Mandailing. Gordang Sambilan has a special meaning and value related to community functionaries who work together to carry out customs and expand the village area and become a performance at weddings.