Ayu Windri
STAIN Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi dan Pencegahan Pernikahan Dini di Kalangan Remaja Bagi Peserta Didik SMP Negeri 5 Sungai Aur Sahara Nurfitri Nasution; Ayu Windri; Mila Cantika; Apriadi Prayogo; Mhd Kholil Karim; Rio Wahyudi Nasution; Dina Angreini; Siti Fatimah; Laila Safitri
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini dapat menimbulkan dampak yang negatif dan hal tersebut merupakan isu penting pada perkembangan kesehatan dan pendidikan dan kemajuan masa depan para remaja. Kasus ini sering terjadinya di pedesaan yang memiliki jumlah terbanyak dibandingkan di perkotaan. Terjadinya hal tersebut dikarenakan masih banyaknya tradisi perjodohan tanpa adanya pengetahuan atau edukasi terhadap risiko-risiko terhaap pernikahan dini. Faktor-faktor inilah yang terjadi di Kabupaten Pasaman Barat khusunya di daerah daerah yang masih jauh dari pusat kota. Jumlah pernikahan dini di Pasaman Barat didominasi oleh golongan usia 20 tahun ke bawah memiliki jumlah terbanyak daripada pernikahan diatas 20 tahun. Hal ini juga ditemukan oleh pengabdi selama pengabdian masyarakat di Jorong Sarasah Betung bahwa sering adanya acara pernikahan yang diketahui bahwa kedua pasangannya masing dibawah usia 20 tahun yakni masih berada di umur 19 tahun. Oleh dari itu, pengabdi selaku mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal melakukan edukasi dan pencegahan pernikahan dini, metode yang digunakan dalam pengebadian ini yaitu mengadakan sosialisasi melibatkan siswa dan siswi yang dibantu atas kerjasama dari pihak sekolah SMP Negeri 5 Sungai Aur. Kegiatan ini dilaksanakan ketika program dan kami menggunakan waktu itu untuk memberikan mereka materi dan edukasi berupa media powerpoint (PPT) dan sebuah video film pendek mengenai pernikahan dini baik dampak negatif dari segi kesehatan maupun pendidikan.
Dakwah dalam Masyarakat Multikultural di Indonesia Ayu Windri; Elismayanti Rambe
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Rumbio Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Desember
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia could be a nation which has so numerous ethnicities, tribes, societies, dialects, and religions. Such diversity is inclined to strife and friction and so, there must be a orderly, modified, coordinates, and economical exertion to preserve the keenness of the country and as a multicultural country.A step to be taken to realize it is by planting a multicultural understanding to the society. Planting a multicultural understanding isn't planning to kill contrasts but to kill inclination, create dialogs and get to know the contrasts among them, so that shared regard and appreciation can be achieved. One shape of planting a multicultural understanding can be a dakwah action which applies a social approach that's grounded in all inclusive values of humanity.