Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN METODE DAKWAH ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI AGAMA KEPADA ANAK DI DESA AEK GOTI KEC. SILANGKITANG KAB. LABUHANBATU SELATAN Elismayanti Rambe
WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 2 No. 2 (2017): Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/waraqat.v2i2.64

Abstract

Orang tua memiliki metode yang hampir sama dalam memberikan pemahaman nilai-nilai agama kepada anak yang secara umum sesuai dengan surat An-Nahal 125, yaitu dengan hikmah dan nasihat yang baik. Selain itu orang tua juga memberikan contoh atau suri tauladan yang baik, tidak hanya mengajarkan agama kepada anak namun ikut serta mengajak anak-anak bersamasama untuk beribadah. Dengan membiasakan anak beribadah sehingga bisa menjadi rutinitas anak, dan anak merasa bahwa ibadah kepada Allah sudah merupakan kewajiban dan dilaksanakan dengan senang hati tanpa merasa terpaksa. Untuk mendapatkan pemaaman agama anak secara baik diperlukan juga institusi keagamaan atau pendidikan yang dapat menunjangnya. Namun tetap keluarga yang memegang kendali atas perkembangannya. Penanaman nilai agama didalam keluarga sangat Menentukan kualitas agama anak melalui metodemetode yang sudah dilakukan oleh orang tua di Desa Aek Goti dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak secara umum sudah efektif.
History Ideas from Heritage of Building Sites Negeri Malayu Padang Kingdom in Tebing Tinggi Nanang Arianto; Datuk Imam Marzuki; Siti Rahma Harahap; Susanti Hasibuan; Elismayanti Rambe
Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi dan Perubahan Sosial Vol 8 No 3 (2021): Konfrontasi, September
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/konfrontasi2.v8i3.160

Abstract

Historical and archaeological heritage for religious purposes, especially in the area. The conservation of the cultural heritage of the Padang Malay Kingdom in Tebing Tinggi requires the role of various parties such as the city government, cultural observers, academics and community participation in a social movement that loves local architecture to foster a sense of pride in the local artifacts that still exist. Therefore, this study describes the meaning of the idea as well as the government's attention from the legacy of the Malay Kingdom of Padang, Tebing Tinggi City. By using research methodology Interpretation is an effort to achieve a correct understanding of facts, data and symptoms. Using the theory of cultural areas (Trancik, 1986), namely an integrated area is an area consisting of elements physically having an orderly structure, normally paying attention to actors, cultural context, and roots, and functionally having an integrated network. The integration components in the aspect of norms describe cultural values and behavior of taste, creativity, and initiative.
Strategi Komunikasi pemerintah Kota Medan dalam Pengembangan Pariwisata Istana Maimun Etikasari Etikasari; Elismayanti Rambe
An Nadwah Vol 28, No 2 (2022): Juni - Desember
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v28i2.13910

Abstract

Kota Medan terkenal dengan wisata peninggalan sejarahnya, salah satunya adalah objek wisata Istana Maimun. Istana Maimun menjadi satu dari sepuluh wisata menarik di Indonesia. Tujuan diadakannya  penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan  Strategi Komunikasi yang digunakan Pemerintah dalam pengembangan wisata Istana Maimun dan Pemanfaatn Ekonomi di daerah Istana Maimun. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Pemerintah dalam staregi komuniaksi wisata Istana Maimun adalah dengan bekerja sama kepada ahli waris Istana Maimun dengan mengikuti pelatihan dan sosialsisasi wisata ke Istana Maimun. Sedangkan pada pemanfaatan ekonomi bagi para pelaku UMKM adalah belum cukup efektif dalam hal keuntungan bisnis, lebih pada mencukupin kebutuhan sehari-hari.
KOMUNIKASI ORGANISASI PENGURUS DALAM PENGEMBANGAN YAYASAN NAURA AZ-ZALFA PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Elismayanti Rambe
Jurnal Keislaman Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v5i1.3674

Abstract

This study aims to determine the organizational communication that has been carried out by the management in developing the Naura Az-Zalfa Madina Foundation which is located in Panyabungan, Mandailing Natal Regency. The method used in this research is descriptive qualitative. Describe the existing reality as it was found during the author's collection of data in the field. The data collection technique used was interviews with administrators including the chairman of the foundation, school principals and teachers who teach at the foundation. To see the impact on the community, the authors also conducted interviews with the community around where the Foundation is located. The author also made observations regarding the condition of the school's physical buildings and the activities of administrators in communicating. The results of this study indicate that the administrators are able to communicate well with various stakeholders so that the Naura Az-zalfa Foundation continues to exist and develop rapidly with the existence of SDIT which has running first year.
Media Baru dan Perubahan Perilaku Elismayanti Rambe
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.068 KB) | DOI: 10.56874/almanaj.v1i1.434

Abstract

Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang mendasar di antaranya adalah: Bagaimana perkembangan media baru saat ini , apakah dampak media baru terhadap perubahan perilaku manusia saat ini dan bagaimana pemanfaatan media baru agar tidak salah digunakan. Adapun metode yang di gunakann adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sehingga dari penelitian ini peneliti menghasilkan Setiap individu pengguna media baru seharusnya memiliki kesadaran pribadi, bahwa apapun yang diunggah ke dalam media sosial selain dapat mempengaruhi citra diri sendiri, juga dapat mempengaruhi hubungan sosial dengan pihak lain. Keluasan informasi hendaklah dipilah dengan bijaksana, mana saja yang dapat digunakan dengan baik tanpa melanggar norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan sosial. Kebebasan dan mampu mengendalikan harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip etika komunikasi yang baik. Dalam pemanfaatan media baru secara berkualitas, menyimpulkan beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menghindari permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya. Hal tersebut adalah proteksi informasi pribadi, etika dalam berkomunikasi,. Oleh karena itu harus digunakan secara bijak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan The author conducted this study aimed to see the underlying problems are: How is the development of new media today, what is the impact of new media on changing human behavior today and how the use of new media is not mistaken for use. The method used is a qualitative approach with interview, observation and documentation techniques. So from this research, the researchers produced that every individual new media user must have personal awareness, that whatever is uploaded to social media can affect one's own image, it can also affect social relationships with other parties. The extent of the appropriate information is wisely sorted, which ones can be used properly without proper norms and values ​​in social life. Freedom of expression must adhere to good communication ethics and self-control. In the use of new media in a quality manner, concludes a number of things that can be done in order to avoid the problems previously described. These are protection of personal information, ethics in communication,. Therefore it must be used wisely to avoid things that are not desirable.
Penerapan Fungsi Manajemen pada Organisasi Naposo Nauli Bulung Hutalombang Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal Elismayanti Rambe
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.039 KB) | DOI: 10.56874/almanaj.v1i2.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat penerapan fungsi manajemen pada organisasi kepemudaan atau dalam bahasa daerah Mandaling Natal disebut dengan naposo nauli bulung yang disingkat dengan NNB Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal. Metode yang digunakan adalah kualittaif deskriptif yakni menggambarkan fakta sosial yang ditemukan dilapangan sebagaimana adanya yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam terhadap para pengurus NNB dan observasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh NNB kecamatan Lembah Sorik Merapi kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi-fungsi manajemen telah diterapkan dengan baik pada organisasi NNB yang diukur terealisasinya seluruh kegiatan yang dicanangkan untuk dilaksanakan pada tahun 2022. Selain penerapan fungsi manajemen dalam lembaga organisasi NNB peran seorang pemimpin dalam hal ini ketua NNB dengan kemampuan dalam membangun kerja sama serta memberikan motivasi kepada jajaran pengurus maupun anggota juga menjadi salah satu faktor keberhasilan NNB dalam mengelola dan menjalankan kegiatan-kegiatan sosial dimasyarakat
Optimalisasi peran penyuluh dalam penguatan pemahaman keagamaan pada masyarakat minoritas muslim di Kec. Lahewa Kabupaten Nias Utara Elismayanti Rambe
Jurnal Pengabdian West Science Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.556 KB)

Abstract

Pengabdian ini membahas tentang optimalisasi peran penyuluh dalam penguatan pemahaman keagamaan pada masyarakat minoritas muslim di Kec. Lahewa Kabupaten Nias Utara. Tujuan dilaksanakannya kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan penguatan kepada penyuluh agama islam dalam memberikan pemahaman keagamaan kepada umat islam yang menjadi kaum minoritas di Kec. Lahewa Kabupaten Nias Utara. Metode PKM yang digunakan adalah Aseet Based Community Development (ABCD ) yakni menjadikan asset sebagai suatu potensi yang dapat di optimalkan dalam pelaksanaan kegiatan, data di peroleh dari wawancara dan observadi terhadap penyuluh dan wilayah PKM. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan yakni terdapat tugas dan fungsi penyukuh  yang selama ini belum berjalan secara maksimal dalam melakukan bimbingan kepada umat islam sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi kedepannya menjadi lebih baik dengan membuat program-program kembali yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam penguatan keagamaan
Menggali Persepsi Masyarakat: Pengelolaan Masjid Agung Syahrun Nur Tapanuli Selatan: Exploring Public Perception: Management of the Syahrun Nur Grand Mosque, South Tapanuli Hasibuan, Winda Meliana; Rambe, Elismayanti; Wahyuni, Rahmi
QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Qulubana: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/qlb.v5i2.1519

Abstract

Masjid Agung Syahrun Nur Tapanuli Selatan sejak diresmikan tahun 2021 selalu ramai dikunjungi dan viral diberbagai platform media sosial. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri untuk dapat ditelaah lebih dalam lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pengelolaan Masjid, yang mana persepsi ini menjadi indikator keberhasilan kegiatan pengelolaan yang dilakukan oleh BKM Masjid Agung Syahrun Nur Tapanuli Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan pengisian google forms untuk menjangkau pengunjung jarak jauh. Pengelolaan yang dilakukan BKM Masjid Agung Syahrun mengikuti fungsi manajemen sebagaimana mestinya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan yang dilakukan oleh BKM Masjid Agung Syahrun Nur Tapanuli Selatan mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat dan memiliki dampak ekonomi yang besar bagi warga sekitar. Keberadaan Masjid ini membawa pelaku UMKM bertebaran dikawasan Masjid Agung Syahrun Nur, hal ini dikarenakan penghasilan yang didapatkan masyarakat lebih menjanjikan karena kawasan Masjid yang selalu ramai pengunjung disetiap harinya. Penelitian ini mampu memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan jemaah, program-program yang perlu dijalankan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
SPIRITUALITY TO UNDERSTAND PLURALITY: DIASPORA PATH TO GOD Salamuddin, Salamuddin; Rambe, Elismayanti
ILMU USHULUDDIN Vol. 11, No. 1, July 2024
Publisher : Peminat Ilmu Ushuluddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/iu.v11i1.40222

Abstract

This article aims to explain the meaning of spirituality which is then linked to the plurality of religions, both of which intersect and are interconnected. The connection between the two becomes a way to understand that natural reality is created by the law of plurality, multi-variety. The consequence of this diversity, more specifically in religion, is that it gives rise to a real plurality of teachings, values, understandings and differences, which are not only different but also conflict with one another. Thus, each religious follower understands plurality as a path to God. It can be concluded that by using spirituality glasses to see plurality, the perspective on and for ' the others' does not clash one religion with another religion from any aspect. Religious competition no longer seeks to increase the 'quantity' of the number of adherents, but rather increases the 'quality' of output from each religious teaching.
Qanun and Syariah Tourism in the Approach of Communication in Central Aceh Nurliana, Nurliana; Rambe, Elismayanti
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v6i1.322

Abstract

Explaining the communication used by the Central Aceh Regency Government in providing understanding to tourism actors and tourists about Qanun No. 8 of 2013 and the application of Sharia tourism in tourist areas in Central Aceh is very important. For this reason, this research aims to examine how the tourism Qanun is implemented in Central Aceh, then look at the challenges and opportunities for Central Aceh in implementing Sharia tourism based on the Qanun, as well as the role of communication in it. The research method used in this research is a qualitative method with an exploratory approach. Data is presented according to facts that occur in the field and is organized and systematic. The research results show that to implement Sharia tourism, the Regional Government and Tourism Office use several communication approaches, such as educational campaigns, religious counseling, collaboration with ulama and religious figures, digital marketing, training tour guides, providing free food products, and promoting local culture. Most of the tourist areas in Central Aceh have implemented Sharia tourism in accordance with the Qanun issued by the Aceh Government. Although there are still several obstacles to implementing Sharia tourism in Central Aceh, the communication approach used has succeeded in increasing the number of tourists. Menjelaskan tentang komunikasi yang digunakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam memberikan pemahaman kepada pelaku wisata dan wisatawan tentang Qanun No 8 tahun 2013 dan penerapan Syariah Tourism pada kawasan wisata di Aceh Tengah merupakan hal yang sangat penting. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana implementasi Qanun pariwisata di Aceh Tengah, kemudian untuk melihat tantangan serta peluang bagi Aceh Tengah dalam menerapkan Syariah Tourism berdasarkan Qanun, serta bagaimana peran komunikasi di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif, data disajikan sesuai fakta yang terjadi di lapangan, terorganisir serta sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menerapkan Syariah Tourism Pemerintah Daerah dan Dinas pariwisata menggunakan beberapa pendekatan komunikasi seperti kampanye edukasi, penyuluhan agama, kolaborasi dengan ulama serta tokoh agama, pemasaran digital, pelatihan pemandu wisata , menyediakan produk makanan secara gratis, dan Promosi Budaya Lokal. Sebagian besar daerah wisata di Aceh Tengah telah menerapkan Syariah Tourism sesuai dengan Qanun yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Aceh walaupun masih ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan Syariah Tourism di Aceh Tengah, namun pendekatan komunikasi yang digunakan berhasil meningkatkan jumlah wisatawan.