Metode penugasan adalah salah satu strategi dalam meningkatkan pembelajaran prestasi peserta didik kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darut Taqwa dalam mempelajari materi penjumlahan matematika. Dengan memahami pentingnya adaptasi metode pengajaran yang tepat, artikel ini akan menjelaskan bagaimana penerapan metode penugasan dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam membantu peserta didik mengatasi kesulitan dalam memahami konsep penjumlahan, serta dampaknya terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik dalam konteks kelas 1 MI Darut Taqwa. Metode ini menggunakan model Kurt Lewin. Penelitian tindakan kelas memiliki rumusan masalah dan tujuannya untuk mengetahui penerapan dan penggunaan metode penugasan dalam mata pelajaran matematika materi penjumlahan serta mengetahui apakah metode tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran matematika materi penjumlahan di kelas 1 MI Darut Taqwa. Adapun hasil dari penelitian ini berhasil menjawab perumusan masalah tersebut, yang mana metode penugasan dilakukan dengan cara memberikan soal penjumlahan sederhana kepada peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa,di mana metode ini membantu peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa dalam memahami konsep penjumlahan secara menyenangkan dan interaktif. Penggunaan metode penugasan mampu meningkatkan prestasi belajar dalam matematika, terutama pada materi penjumlahan bagi peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa. Metode ini menjadikan peserta didik agar lebih aktif serta terlibat dalam pembelajaran, memperkuat pemahaman konsep, melatih keterampilan peserta didik melalui latihan yang sistematis. Metode penugasan juga dapat membantu peserta didik belajar secara mandiri dan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai penjumlahan dengan memberikan latihan yang terstruktur dan bertingkat.