Muhammad Iqbal Iskandar
Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Komunikasi Lintas Budaya Dalam Mengurangi Perilaku Job Hopping Ekspatriat di Indonesia: Studi Literature Muhammad Iqbal Iskandar; Didin Hikmah Perkasa
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3467

Abstract

Tujuan penelitian ini membahas kajian mendalam mengenai model komunikasi lintas budaya dalam menurunkan tingkat job-hopping karyawan ekspatriat di Indonesia yang pada praktiknya dalam perusahaan multinasional secara konseptual. Jika job hopping karyawan ekspatriat tinggi maka tentunya akan mengganggu operasional perusahaan, di mana yang kita harapkan dengan hadirnya ekspatriat ke dalam perusahaan salah satunya dibutuhkan kompetensinya untuk membantu peningkatan kinerja perusahaan. Perbedaan budaya menimbulkan banyak hal yang terjadi diperusahaan salah satunya job hopping karyawan ekspatriat yang disebabkan komunikasi lintas budaya yang tidak baik. Melalui penelitian ini diharapkan akan mampu mengurangi tingkat job hopping karyawan ekspatriat di Indonesia dengan menggunakan model komunikasi lintas budaya. Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisa beberapa penelitian yang berkaitan dengan komunikasi lintas budaya dan dampaknya terhadap job hopping karyawan ekspatriat di Indonesia. Metode penelitian menggunakan studi literatur review dari beberapa jurnal. Jurnal-jurnal yang berkaitan dengan komunikasi lintas budaya dan job hopping dikumpulkan kemudian dianalisis mana saja yang lebih relevan untuk dijadikan referensi dalam penelitian ini. Hasil penelitian bahwa penyebab job hopping karyawan ekspatriat di Indonesia salah satunya adalah komunikasi lintas budaya. Perbedaan budaya akan mengakibatkan ketidaksesuaian dalam berkomunikasi. Untuk itu hal yang harus dilakukan adalah pelatihan komunikasi lintas budaya, melakukan kegiatan pendampingan bagi karyawan ekpatriat, melakukan penguatan media komunikasi dan dilakukan evaluasi kerja.