Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Cyberloafing dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Self-Control sebagai Variabel Moderasi pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana An’nisa Aynatuzzahiroh; Endi Rekarti; Achmad Fauzi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8214

Abstract

Kinerja optimal karyawan sangat erat kaitannya dengan pencapaian tujuan organisasi. Keberhasilan operasi penanggulangan bencana di Badan Nasional Penanggulangan Bencana sangat dipengaruhi oleh kinerja personel. Cyberloafing merupakan salah satu dinamika baru yang muncul di tempat kerja sebagai akibat dari kemajuan teknologi informasi. Namun, pengendalian diri dan dedikasi karyawan terhadap organisasi juga dianggap memengaruhi kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana dedikasi organisasi dan cyberloafing memengaruhi kinerja pekerja, dengan pengendalian diri bertindak sebagai moderator. Untuk menguji hipotesis, penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik eksplanatori yang mengamati hubungan antarvariabel. Kuesioner dengan skala Likert lima poin digunakan sebagai alat penelitian. Sebanyak 150 pegawai negeri sipil dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi sampel penelitian. Dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3, metode SEM-PLS digunakan untuk menganalisis data. Untuk memverifikasi validitas, reliabilitas, dan kekuatan hubungan antarvariabel, pengujian dilakukan dengan mengevaluasi model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model). Temuan penelitian menunjukkan bahwa cyberloafing meningkatkan produktivitas pekerja. Kinerja karyawan dipengaruhi secara positif oleh komitmen organisasi. Namun, baik hubungan antara komitmen organisasi dan kinerja karyawan maupun hubungan antara cyberloafing dan kinerja karyawan tidak terbukti dimoderasi oleh self-control.
Implikasi Implementasi Strategi Defense Industry (Military) Terhadap Kinerja Keuangan PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk Alamanda Devi Maharani; Heffi Christya Rahayu; Endi Rekarti
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i3.4043

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan dampak yang signifikan pada industri penerbangan ditandai dengan adanya penurunan drastis pada frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang pesawat. Maskapai penerbangan dituntut untuk menerapkan beberapa kebijakan strategis untuk dapat bertahan di masa pandemi, salah satunya dengan mengurangi biaya jasa perawatan pesawat. Kondisi ini berdampak pada keberlangsungan bisnis perusahaan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), karena ketidakmampuan maskapai untuk membayar jasa perawatan pesawat. Menghadapi kondisi tersebut, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMF”) melakukan diversifikasi bisnis di segmen defense industry (military) untuk pemulihan bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah strategi diversifikasi ini merupakan pilihan yang tepat untuk pemulihan bisnis dan peningkatan kinerja keuangan GMF pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yang berurutan yaitu penelitian kualitatif menggunakan analisis lingkungan industri dan analisis SWOT kemudian dilanjutkan dengan penelitian kuantitatif menggunakan analisis kinerja keuangan, analisis kontribusi pendapatan, dan analisis profitabilitas segmen bisnis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi defense industry (military) merupakan keputusan yang tepat dan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, terbukti dengan adanya peningkatan laba yang terus menerus pada tahun 2022 dan 2023.