Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Konflik Dalam Meningkatkan Efektivitas Tim dan Kerjasama Antara Karyawan Dengan Mediasi Hubungan Interpersonal Di BUMD Provinsi Banten Wendi Adhireja; Ahmad Mukhlis; Angrian Permana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i4.4416

Abstract

Kurang maksimalnya kerjasama antar karyawan yang menyebabkan aliran informasi kurang efektif, minimnya dukungan antar rekan kerja, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah bersama. Kondisi ini berdampak pada penurunan produktivitas, kualitas kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pengelolaan konflik terhadap efektivitas tim, kerjasama antar karyawan, dan hubungan interpersonal, serta menganalisis pengaruh hubungan interpersonal terhadap efektivitas tim dan kerjasama antar karyawan. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi peran hubungan interpersonal sebagai mediasi dalam pengaruh strategi pengelolaan konflik terhadap efektivitas tim dan kerjasama antar karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi dan pengolahan data menggunakan Smart PLS. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan BUMD di Provinsi Banten, dengan sampel sebanyak 255 responden yang ditentukan berdasarkan jumlah indikator sebanyak 51. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan konflik memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap efektivitas tim dan kerjasama antar karyawan. Sebaliknya, strategi pengelolaan konflik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hubungan interpersonal. Selanjutnya, hubungan interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas tim dan kerjasama antar karyawan. Selain itu, hubungan interpersonal memediasi pengaruh strategi pengelolaan konflik terhadap efektivitas tim dan kerjasama antar karyawan secara signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran hubungan interpersonal dalam memperkuat efektivitas tim dan kerjasama melalui strategi pengelolaan konflik yang efektif.
Implementation of transformational leadership and organizational culture in improving the quality of education in public elementary schools in Walantaka District, Serang City Uyu Wahyudin; Ahmad Mukhlis; RR Andriani
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1096

Abstract

Purpose – This research is motivated by the importance of improving the quality of basic education through effective leadership of school principals and a conducive organizational culture. Public Elementary Schools in Walantaka District, Serang City, face challenges in improving the quality of learning, necessitating the implementation of transformational leadership integrated with a positive organizational culture. This study aims to describe and analyze the implementation of transformational leadership and organizational culture to improve the quality of education, particularly by strengthening teacher professionalism, learning innovation, and active student involvement. Design/methodology/approach – A qualitative approach was employed, with data collected through semi-structured in-depth interviews, document analysis, and field observations involving 75 purposively selected participants. Data were analyzed using the six-phase thematic analysis framework (Braun & Clarke, 2006). Findings – The results reveal five main themes: visionary and exemplary leadership, motivational and innovative teaching, individualized professional support, collaborative organizational culture, and positive impact on student engagement. Transformational leadership—through a clear vision, inspirational motivation, individualized attention, and learning innovation—drives significant improvements in teaching quality. Research limitations – This study is limited to theoretical literature analysis and does not involve primary empirical data collection; therefore, causal relationships among variables cannot be statistically verified, and the findings have not been tested on a specific population sample. Implications – A collaborative, disciplined, and professional organizational culture strengthens its impact, resulting in continuous improvement in education quality. The implementation of transformational leadership, supported by a positive organizational culture, contributes significantly to improving the quality of education at State Elementary Schools in the Walantaka District, Serang City. Originality – A unique contextual finding is the role of the local gotong royong (collective cooperation) cultural value as an organic amplifier of leadership effects.