Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Stres Kerja terhadap Risiko Kecelakaan Lalu Lintas dengan Tingkat Konsentrasi SDM Sebagai Variabel Mediasi Istiyaningrum Kemala Sari; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap risiko kecelakaan lalu lintas dengan tingkat konsentrasi SDM sebagai variabel mediasi pada karyawan pabrik di Purwakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tekanan kerja pada sektor industri yang berpotensi menurunkan konsentrasi karyawan saat berkendara, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan karyawan perusahaan manufaktur di Purwakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan pendekatan proportionate stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja, tingkat konsentrasi SDM, dan risiko kecelakaan lalu lintas berada pada kategori cukup baik. Secara parsial, stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas, serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat konsentrasi SDM. Tingkat konsentrasi SDM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas. Selain itu, tingkat konsentrasi SDM mampu memediasi pengaruh stres kerja terhadap risiko kecelakaan lalu lintas secara parsial. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan stres kerja dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, baik secara langsung maupun melalui penurunan tingkat konsentrasi SDM. Oleh karena itu, pengelolaan stres kerja dan peningkatan konsentrasi karyawan perlu dilakukan untuk mendukung keselamatan kerja.