Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PKOR WAY HALIM SEBAGAI RUANG PUBLIK BERKELANJUTAN BERDASARKAN POLA PERILAKU Kurniawan, Guruh Kristiadi; Devita, Citra; Akbar, Muhammad Arya Guna
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Public spaces are often considered merely as facilities that provide space for user activities/interactions, resulting in minimal awareness regarding the maintenance and supervision of the available space. In its formation, public spaces must also support sustainability in each of its elements that link environmental aspects (space) with social aspects (users) to fulfill needs and complement each other. In response to this, PKOR Way Halim as a provider of public space needs to be analyzed to make adjustments in accordance with sustainable public space criteria. The method employed is a qualitative descriptive method focusing on behavior patterns through behavior mapping, which is then analyzed by elaborating on the understanding related to sustainability. Thus, the results indicate that PKOR Way Halim as a provider of public space does not yet meet the "sustainability" criteria. This is due to the social aspect, namely user behavior patterns, which significantly influence a space. User awareness is crucial to encourage movement patterns in activities that shape sustainable public spaces.Keyword: behaviour mapping, sustainability, behavior patterns, public spaceAbstrak: Ruang publik sering kali dianggap hanya sebatas fasilitas yang menyediakan ruang untuk suatu aktivitas/interaksi pengguna, sehingga minim sekali kesadaran dalam hal pemeliharaan dan pengawasan terhadap ruang yang tersedia. Dalam pembentukannya, ruang publik pun harus mendukung adanya keberlanjutan pada setiap elemennya yang mengaitkan antara aspek lingkungan (ruang) dengan aspek sosial (pengguna) agar kebutuhan terpenuhi dan saling melengkapi. Untuk menanggapi hal tersebut, PKOR Way Halim sebagai penyedia ruang publik perlu dianalisis agar memenuhi penyesuaian dengan kriteria ruang publik berkelanjutan. Metode yang dilakukan berupa metode kualitatif deskriptif terhadap pola perilaku melalui behaviour mapping yang kemudian dianalisis dengan penjabaran mengenai pemahaman terkait keberlanjutan. Sehingga, hasil yang didapat bahwa PKOR Way Halim sebagai penyedia ruang publik masih belum memenuhi keriteria “keberlanjutan”. Hal tersebut didapat karena adanya aspek sosial berupa pola perilaku pengguna yang sangat berpengaruh terhadap suatu ruang. Kesadaran pengguna sangat dibutuhkan untuk mendorong pola pergerakan dalam berkegiatan yang membentuk ruang publik yang berkelanjutan.Kata Kunci: behaviour mapping, keberlanjutan, pola perilaku, ruang publik