Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN JURU SEMBELIH HALAL (JULEHA) BERBASIS HACCP: UPAYA MITIGASI RISIKO KEAMANAN PANGAN HEWAN QURBAN Nita Rusdiana; Anni Rohimah; Dina Fatma Alia Simbolon; Adelia Dwi Valentin; Nurul Setiani; Banu Kuncoro; Rahmat Saputra; Jaka Supriyanta; Abdul Aziz Setiawan; Dadang; Naufal Putra Yuandrian; Aan
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3556

Abstract

Konsep Halal dalam Islam harus terintegrasi dengan prinsip Thayyib (baik dan aman), sering kali terjadi kesenjangan antara pengetahuan fikih penyembelihan dan penerapan prosedur hygiene sanitasi berbasis ilmiah modern, yang berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi mikroba (E. coli atau Salmonella). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesadaran Juru Sembelih Halal (Juleha), jagal pasar, dan panitia DKM di Kabupaten Tangerang dalam mengimplementasikan praktik penyembelihan yang sesuai syariat sekaligus menerapkan prinsip Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) sebagai mitigasi risiko keamanan pangan. Pelatihan ini menggunakan desain Pretest-Posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Total 38 peserta yang berasal dari RPH, jagal pasar, dan DKM Qurban Kabupaten Tangerang, berpartisipasi dalam sesi ceramah, demonstrasi praktik higienis, dan diskusi interaktif. Materi pelatihan berfokus pada identifikasi Titik Kritis Kontrol (CCP) utama pada proses penyembelihan, meliputi sanitasi alat, teknik penyembelihan, dan penanganan daging postmortem. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 28,8% (nilai Pretest 63,2% menjadi Posttest 92,0%). Peningkatan tertinggi teramati pada domain HACCP dan Keamanan Pangan (42,5%), mengindikasikan keberhasilan pelatihan dalam menjembatani kesenjangan ilmu pengetahuan. Praktik mitigasi risiko yang diadopsi peserta meliputi sanitasi alat wajib di antara penyembelihan dan pemisahan ketat antara area penanganan jeroan dan karkas. Pelatihan Juleha terbukti efektif meningkatkan kompetensi Juru Sembelih dan pemangku kepentingan lainnya. Pengintegrasian fikih penyembelihan dengan ilmu keamanan pangan modern adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa produk daging halal yang dihasilkan tidak hanya sah secara syariat tetapi juga secara konsisten aman (thayyib), sehingga memberikan jaminan dan perlindungan kesehatan bagi konsumen Muslim di Kabupaten Tangerang.
Sosialisasi Implementasi Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace untuk Siswa SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Anni Rohimah; Nuraini Nuraini; Endang Sunariyanti; Nita Rusdiana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6np43x18

Abstract

Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan adalah konsep 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace). Lingkungan sekolah merupakan salah satu tempat yang strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Siswa sebagai generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya peduli lingkungan dan dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Service Learning. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki beberapa tujuan, yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta tentang pentingnya gaya hidup ramah lingkungan dan konsep 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace), menumbuhkan kesadaran dan sikap peduli lingkungan di kalangan siswa sebagai upaya membentuk perilaku positif terhadap pengelolaan sampah, dan mendorong penerapan prinsip 4R secara nyata di lingkungan sekolah melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung. Kegiatan diikuti 40 siswa dan dilaksanakan dalam satu hari. Indikator keberhasilan yang ditargetkan adalah pemahaman terhadap konsep 4R. Dari hasil pretest, diketahui pemahaman awal siswa terhadap 4R adalah sebesar 79%. Dari hasil post test, diketahui pemahaman siswa setelah kegiatan pengabdian masyarakat terhadap 4R adalah sebesar 94%