Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum Bagi Para Pihak Dalam Proses Verzet Terhadap Putusan Verstek Eliza Yuniar; Sidi Ahyar Wiraguna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5793

Abstract

This study is motivated by the need to ensure balanced legal protection for parties involved in verzet processes against verstek decisions within civil procedural law, especially amid the digitization of the judiciary. The objective is to analyze the legal position of the parties and evaluate the effectiveness of the verzet mechanism in guaranteeing proportional legal protection. The research adopts a normative juridical type with a literature review method. The population comprises legislation, procedural law doctrines, and court decisions relevant to verzet and verstek in Indonesia. Selected samples are purposive documents based on relevance. Data instruments include primary and secondary legal documents analyzed using qualitative descriptive techniques through comparative and synthetic textual analysis. The findings reveal verzet as a crucial instrument to protect defendants’ rights; however, its effectiveness remains constrained by administrative and technical challenges in notification and electronic court system implementation. The conclusion emphasizes the need for procedural law reform, improved human resource capacity, and technological infrastructure to enhance verzet’s functionality in the future.
Kajian Filosofis-Yuridis terhadap Konsep Pembuktian Sederhana (Simple Bewijs) dalam Perkara Perdata di Pengadilan Agama Theo Prapaskah; Sidi Ahyar Wiraguna
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 6 No 1 (2026): Maret
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v6i1.756

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep pembuktian sederhana (simple bewijs) dalam perkara perdata di Pengadilan Agama dengan menelusuri akar filosofi dan landasan yuridis metode pembuktian yang berada di luar kerangka HIR/RBg. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan filosofis, yuridis-normatif, historis, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembuktian sederhana memiliki dasar yang kuat, berakar pada prinsip keadilan substantif, efisiensi prosedural, serta nilai-nilai hukum Islam yang menekankan kemudahan dan menghindarkan kesulitan dalam proses peradilan. Secara yuridis, legitimasi metode ini diperkuat oleh Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman, Undang-Undang Peradilan Agama, PERMA/SEMA, serta yurisprudensi Mahkamah Agung yang memberi ruang bagi hakim untuk menyesuaikan prosedur pembuktian dengan kebutuhan perkara. Penerapan metode pembuktian di luar HIR/RBg membawa implikasi positif bagi peradilan agama, terutama dalam mempercepat pemeriksaan perkara dan meningkatkan akses keadilan, meskipun tetap membutuhkan parameter yang jelas untuk menjaga konsistensi putusan dan kepastian hukum. Dengan demikian, simple bewijs merupakan instrumen penting dalam mewujudkan asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan di Pengadilan Agama.