Muchlas Abror
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen, Indonesia

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Respon Pendengar Terhadap Lagu Berisik, Kota, dan Tanya Karya Dere Melalui Perspektif Resepsi Sastra Wolfgang Iser Ulfah Maulidah; Muchlas Abror
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon pendengar terhadap lagu Berisik,Kota,dan Tanya karya Dere melalui kajian reader response menurut Wolfgang Iser. Dengan pendekatan ini, penelitian menggali pengalaman subyektif pendengar, menyoroti bagaimana elemen-elemen lirik dan melodi membentuk makna yang berbeda bagi setiap individu. Informasi yang dikumpulkan melalui wawancara dan survei terhadap pendengar, diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang interpretasi dan resonansi emosional dari lagu-lagu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendengar merasakan keterhubungan yang kuat dengan tema- tema luas yang diangkat dalam lirik, seperti kesedihan , pencarian identitas, dan refleksi sosial. Pendekatan minimalis dalam aransemen musik Dere memungkinkan lirik menjadi lebih menonjol, menciptakan ruang bagi pendengar untuk memikirkan pengalaman pribadi mereka. Temuan ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang karya Dere, tetapi juga memberikan kontribusi pada kajian teori reader response dengan menekankan pentingnya peran pembaca (pendengar) dalam menciptakan makna dalam sebuah teks musik.
Perspektif Ekokritik Kiki Sulistyo dalam Cerpen Pohon-pohon Jalan Protokol Riyan Saputra; Muchlas Abror
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1026

Abstract

Di tengah kemajuan pembangunan, Isu penyelamatan lingkungan menjadi permasalahan yang relevan dengan kondisi saat ini. Hal itu yang kemudian terpotret dalam cerpen Kiki Sulistyo yang berjudul Pohon-Pohon di Jalan Protokol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif Kiki Sulistyo dalam cerpen tersebut. pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode deskriptis analisis. Sementara metode pengambilan data melalui studi pustaka yaitu baca, simak, dilanjutkan dengan teknik catat. Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Hasil penelitian penulis pada jurnal ini yaitu penghargaan pada pohon-pohon sebagai makhluk yang bernilai, kritik terhadap pembangunan yang mengabaikan nilai-nilai ekologis, hubungan manusia kota dan alam, kesadar lingkungan melalui sejarah dan kenangan, serta tantangan ekologis masyarakat kota yang berhadapan dengan kepentingan politik dan ekonomi penguasa.
Pemaknaan Puisi Syair Mata Bayi dan Tentang Mata Karya W.S. Rendra: Prespektif Semiotika Charles Sanders Peirce Fitriani Astuti; Muchlas Abror
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1063

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis semiotika pada antalogi puisi Syair Mata Bayi dan Tentang Mata menggunakan kajian Semiotika Charles Sanders Peirce. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis ikon, indeks, dan simbol (relasi trikotomi Charles Sanders Peirce) pada dua puisi karya W.S Rendra tersebut. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan metode baca, simak, catat. Analisis data menggunakan metode analisis semiotika Pierce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dua puisi yang dijadikan sebagai objek penelitian tidak ditemukan adanya ikon, hanya terdapat indeks dan simbol. Pengarang menggunakan diksi mata sebagai simbol pada dua puisi tersebut yang memiliki makna berbeda-beda tergantung dengan konteks dan kata yang disandingkan dengannya. Sementara indeks pada puisi pertama yaitu kehidupan yang penuh ancaman karena manusia telah kehilangan mata batin atau kesucian. Sementara indeks pada puisi yang kedua yaitu kehidupan yang menyakitkan karena hilangnya lapangan pekerjaan yang yang mengakibatkan manusia tidak mampu memenuhi kebutuhan kehidupannya.
Analisis Konflik Sosial Dalam Novel Santri Pilihan Bunda karya Salsyabila Falensia Nova Indriyani; Muchlas Abror
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan bentuk dan penyebab konflik sosial dalam novel Santri Pilihan Bunda berdasarkan teori George Simmel, 2) mendeskripsikan penyelesaian konflik sosial berdasarkan teori George Simmel dan 3) mendeskripsikan dari sisi dampak positif setelah terjadinya konflik sosial berlangsung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Pemerolehan data dilakukan melalui baca simak dilanjutkan dengan teknik catat. Analisis data menggunakan model Miles dan Humberman melalui beberapa tahap: redukasi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan teori George Simmel terdiri dari tiga konflik sebagai berikut: 1) konflik kepentingan mempunyai satu bentuk konflik yaitu adu mulut, 2) konflik antar pribadi mempunyai empat bentuk konflik yaitu adu mulut, pengroyokan, sindiran dan ketegangan, dan 3) konflik dalam hubungan Intim mempunyai dua bentuk konflik yaitu adu mulut dan ketegangan. Bentuk penyelesaian konflik berdasarkan teori George Simmel dalam penelitian ada lima: koersi, mediasi, toleransi, konversi dan jalan buntu. Dan juga terdapat dua bentuk dampak positif konflik sosial diantaranya: perubahan perilaku individu dan tambahnya kebersamaan kelompok atau solidaritas.
Ekokritik Greg Garrard Pada Puisi D. Zawawi Imron Analisis Tema Dan Simbolisme Alam Muchlas Abror; Sevia Avik Nur Sabila
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1377

Abstract

Kajian ekokritik dalam sastra menjadi pendekatan yang semakin relevan dalam memahami hubungan manusia dengan lingkungan. Penelitian ini menganalisis tema dan simbolisme alam dalam puisi D. Zawawi Imron melalui perspektif ekokritik Greg Garrard. Tiga puisi yang dikaji, yaitu "Semerbak Mayang", "Teluk", dan "Hujan, Terjunlah", menampilkan pemanfaatan unsur-unsur alam sebagai medium untuk mengungkapkan emosi, kritik sosial, serta spiritualitas penyair. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti bagaimana Zawawi Imron menggambarkan alam tidak hanya sebagai latar, tetapi juga sebagai entitas yang hidup, memiliki makna filosofis, dan berinteraksi dengan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbolisme alam dalam ketiga puisi tersebut mengandung pesan mendalam tentang keberlanjutan lingkungan, keterikatan spiritual, serta kritik terhadap eksploitasi alam. Greg Garrard membagi ekokritik ke dalam enam konsep utama, yaitu bumi, hutan belantara, bencana, binatang, pencemaran, dan perumahan/tempat tinggal, yang seluruhnya tercermin dalam puisi-puisi ini. Melalui penggunaan simbol-simbol alam seperti laut, gunung, hujan, dan tanah, Zawawi Imron berhasil membangun narasi puitis yang memperkuat kesadaran ekologis pembaca. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa sastra dapat menjadi medium yang efektif dalam menyuarakan isu-isu lingkungan. Studi ini juga memperkuat pentingnya pendekatan ekokritik dalam menganalisis karya sastra sebagai bagian dari upaya pelestarian ekologi melalui pemahaman simbolisme dan makna dalam puisi.
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Darul Husna Karawang: Perspektif Pragmatik Muchlas Abror; Nabila Sukmawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1382

Abstract

Kesantunan berbahasa merupakan aspek fundamental dalam interaksi sosial, terutama di lingkungan pesantren yang menekankan nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial di Pondok Pesantren Darul Husna Karawang serta mengidentifikasi tantangan dalam mempertahankannya di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa diterapkan melalui penggunaan bahasa hormat, sapaan formal, strategi mitigasi dalam komunikasi, serta penggunaan bahasa yang sopan dalam situasi formal. Kesantunan ini tidak hanya mencerminkan tata krama, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di pesantren. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam mempertahankan kesantunan berbahasa, terutama akibat pengaruh media digital. Ketidakseimbangan kekuasaan antara santri dan pengasuh, perbedaan norma komunikasi di pesantren dan di media sosial, serta pengaruh bahasa gaul menjadi faktor yang mempengaruhi praktik kesantunan. Selain itu, kurangnya pengawasan dalam komunikasi digital memungkinkan santri lebih bebas dalam memilih gaya bahasa yang mungkin kurang sesuai dengan norma pesantren. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif untuk menjaga kesantunan berbahasa santri, termasuk bimbingan intensif, penguatan nilai-nilai kesopanan dalam kurikulum, serta edukasi literasi digital. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan bagi pesantren lain dalam menghadapi tantangan komunikasi di era modern tanpa mengabaikan nilai-nilai kesantunan berbahasa.
Representasi Perempuan dalam Lirik Lagu Sal Priadi: Antara Reproduksi dan Tantangan terhadap Norma Gender dalam Budaya Patriarki Indonesia Muchlas Abror; Hanifah Dwi Afrianti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perempuan dalam lirik lagu Sal Priadi, khususnya dalam tiga lagu yang berjudul “Dari Planet Lain”, “Kita Usahakan Rumah Itu”, dan “Ikat Aku Di Tulang Belikatmu”. Objek material penelitian adalah lirik lagu tersebut, yang dianalisis untuk melihat bagaimana perempuan direpresentasikan dalam konteks budaya patriarki Indonesia. Metode yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) dan Analisis Semiotik, yang memungkinkan peneliti untuk mengungkap hubungan antara teks (lirik lagu) dengan konteks sosial-budaya, termasuk norma gender dan budaya patriarki. Data dikumpulkan melalui analisis teks lirik lagu, kemudian dihubungkan dengan konteks budaya Indonesia yang patriarkis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Sal Priadi mereproduksi norma gender tradisional, di mana perempuan sering digambarkan sebagai sosok yang pasif, penenang, dan pelengkap bagi laki-laki. Meskipun terdapat upaya untuk menantang norma-norma tersebut melalui representasi yang lebih progresif, seperti kolaborasi dan kebebasan bagi perempuan, budaya patriarki masih dominan dalam membentuk representasi perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik lagu Sal Priadi mencerminkan ambivalensi antara reproduksi dan tantangan terhadap norma gender, yang dipengaruhi oleh konteks budaya patriarki Indonesia.
Strategi Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi pada Siswa Kelas XI Melalui Penggunaan Video Visual Bertema Kerusakan Alam Cindra Ainiatul Fazri; Muchlas Abror
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1429

Abstract

Menulis puisi merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang diajarkan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menulis puisi karena kurangnya pemahaman terhadap unsur-unsur puisi serta penggunaan bahasa yang kurang estetis. Hal tersebut yang penulis temukan saat melakukan observasi ke MA Nurul Iman Lampung kelas XI A. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas XI melalui penggunaan video visual bertema kerusakan alam sebagai media pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan siklus, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari 20 siswa yang mengikuti pembelajaran, hanya 12 siswa (60%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sementara 8 siswa (40%) masih belum memenuhi standar. Beberapa kendala yang diidentifikasi adalah pemilihan diksi yang kurang tepat, lemahnya penciptaan imaji, dan kurangnya struktur puisi yang kohesif. Untuk mengatasi kendala tersebut, dilakukan perbaikan dalam siklus kedua dengan memberikan latihan eksplorasi diksi dan imaji, memperpanjang waktu menulis, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam diskusi. Hasil evaluasi pada siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 17 siswa (85%) berhasil mencapai KKM, sedangkan hanya 3 siswa (15%) yang masih belum mencapai standar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video visual sebagai media pembelajaran dapat membantu siswa dalam mengeksplorasi ide dan meningkatkan keterampilan menulis puisi, terutama dalam hal pemilihan diksi, penciptaan imaji, dan struktur puisi. Dengan demikian, metode ini direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran menulis puisi di tingkat SMA.
Pengaruh Permainan Edukatif pada Penguasaan Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siti Fatimah; Muchlas Abror; Rasyid Zuhdi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan permainan edukatif terhadap penguasaan dan peningkatan kosakata siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia antara sebelum dan sesudah menggunakan permainan edukatif dengan mengunakan uji pre-test dan post-test. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen untuk menguji hipotesis mengenai hubungan sebab-akibat antar variable. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling yaitu cara mengambil subjek bukan secara acak tetapi berdasarkan atas adanya tujuan dan pertimbangan tertentu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pre test and post test. Penelitian ini mengikutsertakan siswa kelas V SD Negeri Nampudadi, Kabupaten Kebumen sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan padapenelitian ini menggunakan uji hipotesis yang terdiri dari dari uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji peningkatan n-gain score. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes berupa tes pilihan ganda dan tes esai untuk mengetahui capaian tingkatan penguasaan kosakata. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan edukatif berpengaruh signifikan terhadap penguasaan kosakata dalam pembelajaran Bahasa Indoensia dengan tingkat peningkatan termasuk dalam kategori sedang.