Syahril Jamil
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hermeneutics of Transcultural Space: Reading Bersih Desa as a Cultural Text in Musi Rawas Jamhari Jamhari; Ris’an Rusli; Syahril Jamil; Miftachul Huda; Pathur Rahman
Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Negri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jaqfi.v11i1.54630

Abstract

This article critically analyzes the philosophical significance of the Bersih Desa tradition in Musi Rawas Regency through the lens of transcultural hermeneutics. Drawing on the interpretive perspective of Clifford Geertz and the hermeneutics of Hans-Georg Gadamer, this qualitative research examines the ritual as a living “cultural text.” Through fieldwork involving traditional, religious, and community leaders, the study explores how symbol systems operate in a multicultural society. The results show that Bersih Desa goes beyond physical rituals to become a symbol system that integrates cosmological values, social ethics, and collective solidarity between transmigrants and residents. This phenomenon reflects a process of “fusion of horizons,” in which Javanese traditions undergo contextual adaptation and hybridization of values within the transcultural space of Musi Rawas. Ritual symbols are reinterpreted as a medium for value negotiation, giving rise to hybrid identities. Philosophically, Bersih Desa plays a fundamental role in shaping meaning, identity, and social harmony among transmigrant communities
Tinjauan Fiqih Siyasah Terhadap Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan Tambang Batubara Di Kabupaten Lahat Shexy Intan Pratama Sari; Arne Huzaimah; Syahril Jamil
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17507

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya berbagai persoalan lingkungan yang timbul akibat kegiatan pertambangan batubara, di antaranya pencemaran air, kualitas udara yang menurun, serta dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah tambang. Kondisi tersebut sebenarnya bertentangan dengan ketentuan normatif yang telah mengatur kewajiban tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, yang juga selaras dengan nilai-nilai keadilan dan kemaslahatan dalam kajian fiqih siyasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan oleh perusahaan tambang batubara di Kabupaten Lahat, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya dengan menggunakan perspektif fiqih siyasah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris, yaitu suatu metode penelitian hukum yang berfokus pada bagaimana norma hukum diterapkan dalam praktik kehidupan masyarakat (law in action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan oleh perusahaan pertambangan batubara masih belum berjalan secara maksimal dan menghadapi sejumlah hambatan, baik yang berkaitan dengan lemahnya pengawasan, tingkat kepatuhan perusahaan, maupun rendahnya kesadaran terhadap pentingnya kelestarian lingkungan. Oleh sebab itu, diperlukan upaya penguatan regulasi, peningkatan peran pengawasan oleh pemerintah, serta internalisasi nilai-nilai fiqih siyasah yang menitikberatkan pada prinsip keadilan dan kemaslahatan guna mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berkeadilan.