Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Comparison of Insect Diversity in Long Bean (Vigna sinensis L.) and Corn (Zea mays) Plantations in Banjarsari Village, Serang City, Banten Riski Andrian Jasmi; Uum Meiliana; Habil Nursyamsul; Mirtha Asalisa; Rifan Oktadiansyah; Ammar Miftah Farid; Siti Yulyatunnikmah
Advances in Tropical Biodiversity and Environmental Sciences Vol. 9 No. 3 (2025): October 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services Udayana University (LP2M Universitas Udayana)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ATBES.2025.v09.i03.p03

Abstract

This study aims to compare the diversity of insect species and their ecological roles in two types of crops, namely long beans (Vigna sinensis L.) and corn (Zea mays), cultivated in Banjarsari Village, Serang City, Banten. The study was conducted over two days in March 2025, utilizing observation and sampling methods with a single-sweep technique in both the morning and afternoon sessions. The results showed that the long bean plantation had higher insect diversity compared to the corn plantation. In total, 14 insect species were identified, belonging to 11 families and five orders, with ecological functions classified as herbivores, predators, and pollinators. The species Valanga nigricornis was the most dominant herbivore, especially on long bean plants. Meanwhile, species from the Formicidae and Libellulidae families acted as natural predators, and the species Apis cerana and Ropalidia marginata functioned as pollinators. Environmental factors, including vegetation type, soil moisture, and food availability, influenced the presence of various insect types. The results of this study underscore the significance of insect diversity as an indicator of agricultural ecosystem stability, as well as a crucial component in the management of sustainable agroecosystems.
Jenis-Jenis Nyamuk Nokturnal di Perumahan Taman Ciruas Permai, Serang, Banten Riski Andrian Jasmi; Habil Nursyamsul; Fakhera Shofwa; Annisa Dinda Lestari; Fairuz Dinda Atiyah; Seena Dinda Azzahra; Chicah Dinda Warrohma; Muhammad Dinda Raflie
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 8 No. 1 (2025): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v8i1.13584

Abstract

This study aims to identify the types of nocturnal mosquitoes found in the Taman Ciruas Permai residential area. The method used is sweeping, which involves collecting various mosquito species from the study area and subsequently identifying their morphology in the laboratory. The results show that four mosquito species were found in different numbers: Culex fuscochepala (97 individuals, 38.8%), Culex perexiguus (62 individuals, 24.8%), Culex vishnui (8 individuals, 3.2%), and Aedes aegypti (3 individuals, 1.2%). In conclusion, the Culex genus is the most dominant in the study area, while the Aedes genus was found in much smaller numbers. Keywords: identification, morphology, mosquito, Culex, Aedes.
Peningkatan literasi tentang insekta melalui edukasi serangga berdayaguna di SDN Kubang Riski Andrian Jasmi; Nabila A’izzatul Fikriyyah; Samsul Mu’arif; Kamilatun Nafsiyah; Dui Julianti; Azmi Ihsanul Umam; Siti Yulyatunnikmah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30620

Abstract

Abstrak Serangga merupakan kelompok hewan yang sangat penting dalam ekosistem, namun pengetahuan masyarakat tentang peran mereka masih rendah. Kegiatan edukasi tentang serangga berdayaguna di SDN Kubang bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa mengenai pentingnya serangga dalam ekosistem. Kegiatan ini melibatkan 54 siswa kelas 6 dan dilaksanakan pada 7 Maret 2025. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan persentase jawaban benar pada post-test mencapai 96% untuk pertanyaan dasar tentang serangga, dibandingkan dengan 72% pada pre-test. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan antusiasme siswa melalui interaksi langsung. Edukasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang jenis-jenis dan manfaat serangga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan perlunya konservasi serangga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam upaya pelestarian lingkungan. Kata kunci: serangga; edukasi; literasi; sekolah dasar AbstractInsects are a crucial group of animals in ecosystems; however, public knowledge about their roles remains low. The educational activity on beneficial insects at SDN Kubang aimed to enhance students' literacy regarding the importance of insects in the ecosystem. This activity involved 54 sixth-grade students and took place on March 7, 2025. The methods used included lectures and discussions, with evaluations conducted through pre-tests and post-tests to measure students' understanding. The results showed a significant improvement in students' comprehension, with the percentage of correct answers in the post-test reaching 96% for basic questions about insects, compared to 72% in the pre-test. The activity also successfully fostered student enthusiasm through direct interaction. This education not only provided knowledge about the types and benefits of insects but also raised awareness of the need for insect conservation. It is hoped that this initiative can serve as a starting point for environmental preservation efforts. Keywords: insects; education; literacy; elementary school
Edukasi Halal Terhadap Pelaku Usaha Bakso di Kabupaten Pandeglang Banten Untuk Meningkatkan Pemahaman Produk Halal Amelia Aliyatul Bayinah; Alfi Salma; Umi Kulsumah; Riski Andrian Jasmi
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.6365

Abstract

Pengabdian masyrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha bakso di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten mengenai pentingnya penerapan prinsip produk halal dalam usaha makanan. Metode kegiatan ini dilakukan melalui wawancara langsung, melaksanakan pre-test (tahapan awal), menyampaikan edukasi mengenai halal, dan melaksanakan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mengenai konsep halal kepada tiga pelaku usaha bakso di Desa Cilanggar, Kaduhejo, dan Maja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan. Peningkatan pelaku usaha pertama sebesar 21%, pelaku usaha kedua sebesar 36%, dan pelaku usaha ketiga sebesar 18%. Sebelum dilakukan edukasi, pelaku usaha hanya mengetahui bahwa halal adalah alat dan bahan yang digunakan harus bersih, terdapat pelaku usaha yang belum mengetahui lembaga yang membuat sertifikat halal, dan membeli bahan baku dari produsen yang belum jelas status kehalalannya. Setelah dilakukan edukasi, pelaku usaha sudah mengetahui konsep halal lebih dalam, mengetahui lembaga yang membuat sertifikat halal, proses pembuatan harus bersih, serta membeli bahan utama dari produsen terpercaya. Kegiatan ini sangat efektif dalam membangun kesadaran dan motivasi pelaku usaha bakso untuk menerapkan prinsip halal dan mendorong mereka untuk mengajukan sertifikat halal bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan mampu mengembangkan usaha bakso.