Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Thrifting terhadap Industri Tekstil Indonesia: Perspektif PT. Sritex dan Kebijakan Pemerintah Siti Afiyah Hardinar Nazhifah; Zakia Zamielna Putri; Shandy Zahra Permadi; Shakila Dian Nova; Alsheira Nasywa; Ahmad Setiawan Nuraya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.151

Abstract

The phenomenon of thrifting, or purchasing imported second-hand clothing, is growing in Indonesia and has a significant impact on the national textile industry. This study aims to analyze the impact of the thrifting phenomenon on Indonesia’s textile industry, using a case study of PT Stitex, as well as government policies regulating the trade of imported second-hand clothing. This research employs a mixed-method approach, combining qualitative analysis through non-numeric data analysis and literature studies, along with quantitative analysis using statistical data on the impact of thrifting on the textile industry. The findings indicate that the trade of imported second-hand clothing poses challenges for the local textile industry, particularly in terms of price competition and shifting consumer preferences. PT Sritex has experienced a decline in competitiveness due to the increasing demand for thrifting products. From a regulatory perspective, the government has issued a ban on second-hand clothing imports as a measure to protect the domestic industry. However, the implementation of this policy faces challenges, such as weak enforcement and the continued circulation of illegally imported second-hand clothing. Therefore, more effective strategies from both the government and industry players are needed to enhance the competitiveness of local products and strengthen the enforcement of import regulations on second-hand clothing.
Peran Sektor Pertanian Dalam Ketahanan Pangan Dan Perekonomian Nasional Fikria Hanifa Nabiha; Flira Tri Octaviani; Putri Ardhini; Rahma Hidayati; Rega Destiana; Shandy Zahra Permadi; Ahmad Setiawan Nuraya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6818

Abstract

Sektor pertanian memainkan peran strategis dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan Indonesia, meskipun kontribusinya terhadap PDB cenderung menurun akibat transformasi struktural. Penelitian ini mengkaji peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan, kontribusinya terhadap perekonomian nasional, tantangan utama, serta strategi penguatan. Kajian literatur didasarkan pada konsep ketahanan pangan FAO (ketersediaan, akses, pemanfaatan, stabilitas), teori transformasi struktural Lewis, linkage effect Hirschman, serta peran negara dalam kebijakan pangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2015–2025, termasuk kontribusi PDB pertanian dan produksi padi nasional. Analisis dilakukan melalui teknik deskriptif, tabel, grafik, dan perhitungan persentase kontribusi. Hasil menunjukkan kontribusi PDB pertanian stabil di kisaran 12–13,7% dengan peningkatan saat pandemi COVID-19, sementara produksi padi fluktuatif namun stabil (53–60 juta ton), mendukung ketersediaan pangan. Tantangan mencakup alih fungsi lahan, perubahan iklim, rendahnya produktivitas, dan keterbatasan digitalisasi. Kesimpulan menekankan perlunya kebijakan terintegrasi, inovasi teknologi, dan pertanian berkelanjutan untuk memperkuat sektor pertanian guna ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi inklusif.