Abdul Rahim
Fakultas Agama Islam, Universitas Muihammadiyah Buton, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Belajar dalam Pembelajaran PAI Terhadap Prestasi Akademik pada Siswa SD Negeri 11 Buton Lasmin Rahmawati. A; Maudin Maudin; Abdul Rahim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap prestasi akademik siswa di SD Negeri 11 Buton. Lingkungan belajar yang dimaksud meliputi aspek fisik, sosial, dan psikologis yang mendukung proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang diambil secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi nilai akademik siswa pada mata pelajaran PAI. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,34 dan nilai determinasi (R²) sebesar 0,323. Artinya, lingkungan belajar memberikan kontribusi sebesar 32,3% terhadap prestasi akademik siswa, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik lingkungan belajar yang diciptakan, maka semakin tinggi pula prestasi siswa dalam mata pelajaran PAI. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara guru, orang tua, dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, religius, dan mendukung perkembangan kognitif serta karakter siswa.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Desa Laburunci Kabupaten Buton Jeliyanti Jeliyanti; Abdul Rahim; Maudin Maudin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air pada generasi muda di Desa Laburunci, Kabupaten Buton. Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfokus pada aspek ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan sikap kebangsaan generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari guru, tokoh agama, serta pemuda setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Islam, baik melalui pembelajaran formal di sekolah maupun kegiatan keagamaan nonformal seperti pengajian dan ceramah, mampu menanamkan nilai-nilai cinta tanah air seperti semangat persatuan, kepedulian sosial, dan penghargaan terhadap jasa pahlawan. Upaya ini diperkuat dengan integrasi nilai-nilai kebangsaan dalam materi ajar serta keteladanan dari para pendidik dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, pendidikan Agama Islam memiliki kontribusi signifikan dalam membangun jiwa nasionalisme generasi muda sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.
Kontribusi Siswa Tentang Pentingnya Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Modern (Studi Kasus SMA Negeri 7 Pasar Wajo) Yuli Yuli; Muh. Ridwan; Abdul Rahim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan siswa terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI) serta kontribusinya dalam menjawab tantangan kehidupan modern. Studi ini dilakukan di SMA Negeri 7 Pasar Wajo dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, angket, dan observasi terhadap 50 siswa dan 2 guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami tujuan PAI sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan ketakwaan, dan pembekalan moral dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga memandang bahwa nilai-nilai Islam yang diajarkan dalam PAI relevan untuk menghindari pengaruh negatif globalisasi, media sosial, dan pergaulan bebas. Namun demikian, terdapat kesenjangan antara pemahaman kognitif siswa dan penerapannya dalam kehidupan sosial. Kurikulum PAI saat ini masih bersifat normatif dan belum sepenuhnya kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan pembaruan kurikulum agar PAI dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk generasi yang religius, kritis, dan adaptif terhadap tantangan zaman.