Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bentuk Harga Diri pada Remaja Pasca Kematian Ayah Wan Mariah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.953

Abstract

Remaja merupakan masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai usia 12 tahun dan berakhir pada usia 20 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran harga diri pada remaja pasca kematian ayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini merupakan dua remaja yang berstatus mahasiswa yang berdomisili di Kota Pekanbaru yang digunakan berdasarkan prosedur purposive sampling. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjsukkan bahwa kedua informan memiliki harga diri yang positif maupun negative berdasarkan aspek-aspek harga diri. Adapun aspek harga diri dari kedua informan dapat dilihat dari aspek keberartian yang mana informan menjadi pribadi pesimis. Pada aspek kebajikan informan menjadi pribadi yang sulit mengekspresikan perasaan nya kepada orang lain, dan informan menjadi sulit mengendalikan diri. Pada aspek kekuasan informan merupakan pribadi yang pandai dalam bergaul. Pada aspek keberartian kedua informan memiliki penilaian bahwa ketika menghadapi masalah diselesaikan dengan cara menyendiri, dan informan mencari ketenangan dengan mengkonsumsi obat terlarang. Pada aspek kemampuan informan ada yang merasa bahwa kesuksesan merupakan target utama dalam kehidupannya, dan informan kedua merasa bahwa sulit untuk menentukan masa depannya sendiri karena tidak diberikan kebebasan
Transformational Leadership in Islamic Education Management for Building a Quality Culture in an Era of Change Mohammad Adnan; Patsun Patsun; Wan Mariah; Ahmad Faqih Udin; Syamsuddin Syamsuddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14076

Abstract

Transformational leadership has become increasingly important in Islamic education management as educational institutions face rapid technological, social, organizational, and policy changes. This study aims to examine the role of transformational leadership in developing a quality culture within Islamic educational institutions and to identify strategic approaches for strengthening institutional adaptability in an era of change. This study employs a library research approach by critically reviewing relevant scholarly literature, including books, peer-reviewed journal articles, and conceptual studies addressing transformational leadership, Islamic education management, organizational culture, and educational quality. The findings indicate that transformational leadership provides an important managerial foundation for developing a sustainable quality culture through shared vision, inspirational motivation, intellectual stimulation, individualized consideration, participatory decision-making, and continuous professional development. The study further reveals that the integration of Islamic values, including trustworthiness, responsibility, justice, consultation, and exemplary conduct, strengthens the ethical dimension of transformational leadership. Such leadership contributes to collaborative organizational relationships, innovation, staff empowerment, continuous improvement, and institutional responsiveness to environmental changes. Therefore, transformational leadership should not be understood merely as an administrative leadership model but as a strategic mechanism for integrating organizational transformation with Islamic educational values. The study concludes that strengthening transformational leadership can support the development of adaptive, ethical, collaborative, and quality-oriented Islamic educational institutions.