Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi dan Pemanfaatan Audiovisual Family Smart Antibiotic Awareness (FASTCARE) Sebagai Upaya Pencegahan Resistensi Antibiotik Wastuti Hidayati Suriyah; Nurfianti Nurfianti; Ridhayani Hatta; Prastiwi Setianingtyas; Dede Arsista; Chrisni Oktavia Jusuf; Euis Reni Yuslianti
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/a09tf521

Abstract

Fenomena resistensi antibiotik merupakan kondisi serius ketika bakteri atau mikroorganisme resisten terhadap efek antibiotik yang sebelumnya efektif dalam mengobati infeksi. Hal ini disebabkan karena rendahnya pengetahuan dan kurangnya perhatian masyarakat terhadap tata cara penggunaan obat-obatan, khususnya antibiotik. Padahal dampak buruk dari resistensi antibiotik ini dapat meningkatkan resiko komplikasi kesehatan yang berat. Permasalahan tersebut menjadi landasan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik secara bijak melalui edukasi dan pemanfaatan audiovisual FASTCARE. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Al Istiqomah Tenggulun, Jakarta Pusat, dengan beberapa tahapan meliputi tahap persiapan, kuesioner pre-test, pemberian edukasi, kuesioner post-test, evaluasi dan monitoring kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan responden dimana terdapat adanya perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p<0.05). Berdasarkan hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi dan pemanfaatan audiovisual FASTCARE sangat membantu memudahkan peserta untuk memahami dan mendapatkan informasi untuk meningkatkan pengetahuan terkait penggunaan antibiotik secara bijak, sebagai upaya pencegahan resistensi antibiotik
Hubungan Indeks Massa Tubuh Anak dengan Kebersihan Gigi Mulut di Cibeber Cimahi Henri Hartman; Sutrania Dewi Sulaksana; Sridewi Anggrainy Yuwaka; Euis Reni Yuslianti
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v1i2.11

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak masih menjadi tantangan di Indonesia, terutama pada kelompok dengan status gizi kurang. Status gizi diduga memengaruhi kebersihan rongga mulut melalui berbagai mekanisme biologis dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) anak dengan status kebersihan gigi dan mulut. Penelitian dilakukan secara potong melintang pada 33 anak kurang gizi yang terdata di Puskesmas Cibeber, Kota Cimahi, selama November hingga Desember 2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling, dengan data dikumpulkan melalui pengukuran IMT dan indeks kebersihan gigi OHIS. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif dan signifikan antara IMT dan OHIS dengan nilai koefisien 0,408 dan p = 0,018 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa semakin rendah nilai IMT anak maka semakin buruk kebersihan gigi dan mulut. Temuan ini didapatkan pentingnya integrasi pemantauan gizi dan kesehatan mulut dalam upaya pencegahan kejadian gizi buruk anak. Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan kerja sama antara tenaga gizi dan kesehatan gigi, serta mendorong penelitian lanjutan untuk kesehatan gigi mulut anak.