Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dual-Chamber Microbial Fuel Cell for Bioelectricity Generation Using Coastal Sediments: A Case from Kendari Bay La Ode Ahmad; Muhammad Iqbal Sya'bani Istianandar; Wa Ode Novi Haryanti; Ahmad Zaeni; Alwahab; La Ode Ichlas Syahrullah Yunus; Yusuf Ahmad Husaeni; Robby Sudarman
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 4 (2025): August-October
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i4.2086

Abstract

This study evaluates the potential of Kendari Bay sediment as an alternative source of electrical energy through the dual-chamber Sediment Microbial Fuel Cell (SMFC) technology. The research focused on sediment characterization, performance analysis using an aerator and KMnO₄, post-operation substrate changes, and the identification of electrogenic bacteria. The results showed that the sediment contained 43.24% moisture, 4.23% organic carbon, 1.08% total nitrogen, a C/N ratio of 3.92, pH 7.38, and conductivity of 11.56 mS. The SMFC generated a voltage of 0.404 V (aerator) and 1.628 V (KMnO₄), along with a current of 5.0 µA. After SMFC operation, organic content decreased, with 42.65% moisture, 4.06% organic carbon, 0.97% total nitrogen, a C/N ratio of 4.19, pH 7.86, and conductivity of 15.78 mS. Identified bacteria were Gram-positive Bacillus spp. These findings demonstrate that aerator and KMnO₄ application in dual-chamber SMFC significantly enhance energy conversion efficiency using marine sediment.
Optimasi kinerja microbial fuel cell (mfc) berbasis substrat air lindi memproduksibiolistrik dengan penambahan kultur bakteri komersial effective microorganism – 4 (EM-4) Muhammad Hijir Al Gazali; Ahmad Zaeni; Prima Susilowati
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 5 No. 1 (2026): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi mengenai pengaruh optimasi kinerja microbial fuel cell (MFC) berbasis substrat air lindi memproduksi biolistrik dengan penambahan kultur bakteri komersial effective microorganism-4 (EM-4) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bakteri EM-4 ke dalam air lindi sebagai substrat MFC terhadap nilai tegangan listrik yang dihasilkan MFC. Penelitian dilaksanakan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yaitu dua perlakuan tiga perulangan, yaitu perlakuan MFC tanpa penambahan EM-4 ke dalam substrat (kontrol) dan MFC dengan penambahan EM-4 konsentrasi 0,5% ke dalam substrat (MFC-0,5%), dan masing-masing perlakuan diamati sebanyak tiga kali dan berlangsung selama 72 jam. Hasil pengamatan menunjukkan tegangan listrik MFC untuk semua perlakuan memiliki trend yang sama, yaitu kenaikan nilai tegangan listrik yang relatif cepat di awal proses pengamatan lalu cenderung melambat setelah beberapa waktu. Selain itu berdasarkan pengamatan diperoleh informasi bahwa dalam 54 jam pertama nilai tegangan MFC-0,5% relatif lebih tinggi dibandingkan dengan MFC kontrol dan selanjutnya nilai tegangan MFC-0,5 mulai menurun dibandingkan MFC kontrol. Tegangan maksimal yang dihasilkan MFC-0,5% sebesar 797,33 mV pada jam ke-54 sedangkan tegangan maksimal MFC kontrol dicapai pada jam ke-60 sebesar 797,00 mV. Kemudian analisis varian (uji ANOVA) yang dilakukan terhadap nilai tegangan listrik masing-masing MFC menunjukkan bahwa besar tegangan listrik dari kedua varian MFC secara umum tidak berbeda signifikan (P>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi penambahan EM-4 yang digunakan dalam penelitian ini belum begitu memberikan impak yang nyata meskipun secara numerik tegangan listrik yang dihasilkan berbeda dengan MFC kontrol. Hal ini memberikan peluang untuk upaya pengembangan riset lebih lanjut terhadap isu terkait.