Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERAKSI ANTARA HUKUM FORMAL DAN HUKUM ADAT DI INDONESIA Adnin Putri Fatinah
Legal System Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i2.295

Abstract

Hukum adat di Indonesia tentunya memiliki suatu pengaruh yang besar terhadap undang-undang di Indonesia, yang mana memberikan pengaruh kepada hukum formal. Sistem hukum Indonesia juga mengatur tentang hukum adat dan memiliki pengakuan di UUD 1945. Dengan adanya perkembangan masa, maka hukum adat juga harus dapat beradaptasi dengan masa sekarang. Yang mana hukum adat harus tetap memiliki eksistensi di era globalisasi saat ini. Tetapi hukum adat juga tidak dapat dijadikan suatu pedoman karena ada beberapa hal yang diaturnya bertentangan dengan pengaturan hukum formal di Indonesia, sehingga hal inilah yang banyak menyebabkan hukum adat sulit untuk bisa berjalan berdampingan seiras dengan hukum formal.
Perlindungan Hukum Bagi Pengguna Jasa Kereta Api Atas Kerugian Akibat Peristiwa Pelontaran Batu Adnin Putri Fatinah
Indonesian Journal of Law Vol. 3 No. 5 (2026): INLAW - Mei 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api merupakan salah satu moda transportasi publik yang memiliki peranan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat karena mampu memberikan layanan perjalanan yang relatif cepat, ekonomis dan dapat menjangkau banyak penumpang. Di sisi lain, penyelenggaraan transportasi kereta api masih menghadapi berbagai gangguan keamanan, salah satunya berupa adanya peristiwa pelontaran batu yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi pengguna jasa. Peristiwa tersebut dapat menyebabkan terganggunya rasa aman penumpang selama berada dalam rangkaian perjalanan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kedudukan posisi pengguna jasa kereta api sebagai konsumen serta menelaah bentuk perlindungan hukum bagi pengguna jasa yang menderita kerugian akibat adanya peristiwa pelontaran batu. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan terhadap berbagai bahan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna jasa kereta api termasuk dalam kategori konsumen yang memiliki hak atas keamanan, keselamatan, kenyamanan dan kompensasi atas kerugian yang dialami