Krisdinamurtirin Krisdinamurtirin
Balai Penelitian Gizi Unit Semboja, Depkes RI, Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KADAR ZAT GIZI MAKANAN JAJAN DI DESA CIJENGKOL: SUATU PERBANDINGAN ANTARA ANALISA KIMIA DAN PERHITUNGAN DAFTAR KOMPOSISI BAHAN MAKANAN Krisdinamurtirin Krisdinamurtirin; Dewi Sabita Slamet; Mien Karmini Mahmud
Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) JILID 3 (1973)
Publisher : Persagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/pgm.v0i0.1929.

Abstract

Kadar zat gizi beberapa makanan jajan dari desa Cijengkol Jawa Barat telah dibandingkan hasil analisa kimianya dengan hasil perhitungan dengan Daftar Kompisisi Bahan Makanan. Makanan jajan yang diteliti yaitu yang di desa tersebut dikenal namanya sebagai gegentur, puruy, noga wijen, kremes, goreng pisang sale, tape goreng, boder, gemblong.Kedua cara menghasilkan kadar zat gizi yang umumnya berbeda, yang secara statistik tidak berarti, kecuali untuk protein dan kalsium. Hal ini menunjukkan bahwa untuk lemak, hidrat arang, fosfor dan besi, hitungan dengan Daftar Komposisi Bahan Makanan tidak mempunyai penyimpanan yang besar, kecuali untuk protein dan kalsium. Untuk protein, hidrat arang, lemak dan fosfor, hasil hitungan lebih besar daripada analisa kimia. Sedangkan untuk kalsium dan besi, hitungan lebih kecil daripada analisa kimia.Penelitian lebih lanjut mengenai kadar zat gizi secara analisa kimia dibanding dengan perhitungan Daftar Komposisi perlu dilakukan baik terhadap makanan jajan maupun hidangan tunggal dan hidangan sehari-hari dari beberapa daerah sampel lainnya. Dari penelitian seperti ini akan didapatkan angka penyimpanan untuk mengadakan koreksi pada perhitungan penelitian makanan (dietary survey).
KADAR PROTEIN MAKANAN MASAK, YANG DIPEROLEH DARI HASIL PERHITUNGAN DAN ANALISA Mien Karmini Mahmud; Dewi Sabita Slamet; Krisdinamurtirin Krisdinamurtirin; Mahmud Jusuf; Ignatius Tarwotjo
Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) JILID 3 (1973)
Publisher : Persagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/pgm.v0i0.1930.

Abstract

Kadar protein 23 makanan masak ditentukan menurut dua cara. Pertama, dihitung dari kadar protein bahan mentahnya dikalikan angka rasio berat mentah : masak. Kedua, menganalisa kandungan nitrogen makanan masak kemudian mengalikannya dengan 6,25. Ternyata kadar protein hitung lebih tinggi daripada kadar protein hasil analisa langsung. Secara keseluruhan, perbedaan kadar protein hitung dan analisa makanan masak yang diselidiki pukul rata 3,6 gram atau 14%.