Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Social Construction of Critical Literacy among Primary School Students in Contextual Learning M Zainul Hafizi; Muhammad Nur Salim
MANDALA WIDYA: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 02 (2026): MANDALA WIDYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, May 2026
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/mandalawidya.v2i02.200

Abstract

This study examines the social construction of critical literacy among elementary school students within the framework of contextual learning. Drawing on sociocultural theory and critical pedagogy, this research explores how literacy is not merely an individual cognitive skill but a socially mediated practice shaped by interaction, discourse, and cultural context. A qualitative approach was employed using a sociological perspective to analyze classroom practices, teacher strategies, and student engagement. The findings indicate that critical literacy emerges through dialogic interaction, contextual problem-solving, and the integration of students’ lived experiences into learning processes. The study also reveals that contextual learning environments facilitate the development of interpretative, analytical, and reflective competencies among students. Furthermore, the role of teachers as mediators of meaning significantly influences the formation of critical awareness. These findings reinforce the argument that critical literacy is constructed through dynamic social processes rather than transmitted as fixed knowledge. The study contributes to the theoretical integration of critical literacy and contextual pedagogy in primary education.
Analisis Gamifikasi Berbasis HOTS pada Media Kahoot untuk Pembentukan Karakter Pemecahan Masalah Mustika; Najla Salsabila; M Zainul Hafizi
Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/chatra.v3i3.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gamifikasi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui media Kahoot terhadap pembentukan karakter pemecahan masalah siswa di SMPN 26 Kota Pontianak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil belajar siswa yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator analisis dan pemecahan masalah memiliki skor rata-rata tertinggi, menandakan kemampuan siswa dalam menguraikan masalah kompleks dan menerapkan solusi strategis sudah baik. Namun, evaluasi, sintesis, dan kreativitas masih menunjukkan skor yang lebih rendah dengan tingkat variasi yang signifikan antar siswa, sehingga membutuhkan perhatian khusus. Temuan ini mengindikasikan bahwa gamifikasi efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan karakter siswa, tetapi strategi pembelajaran yang lebih menstimulasi kreativitas dan refleksi kritis perlu dikembangkan. Implikasi penelitian ini mendorong guru untuk mengoptimalkan pemanfaatan media gamifikasi dengan pendekatan pedagogis yang interaktif, serta sekolah dalam menyediakan fasilitas dan pelatihan pendukung. Rekomendasi lanjutan diarahkan pada pengembangan model gamifikasi yang lebih inovatif dan holistik serta pengujian dampak jangka panjang di berbagai konteks pendidikan. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pembelajaran abad 21 yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Dampak Kehadiran TV Kabel terhadap Perubahan Pola Pendidikan Keluarga Nira Muhayyuna Fathi; M Zainul Hafizi
Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/jupsi.v1i3.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kehadiran televisi kabel terhadap perubahan pola pendidikan keluarga di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa televisi kabel mempengaruhi interaksi sosial dalam keluarga, menggeser pola pendidikan dari interaksi langsung menuju ketergantungan pada media. Meskipun memberikan akses pada informasi global yang memperkaya wawasan, televisi kabel juga menurunkan frekuensi komunikasi antaranggota keluarga dan menimbulkan kekhawatiran terhadap pengaruh konten yang tidak sesuai dengan nilai budaya lokal. Kesimpulannya, orang tua memiliki peran penting dalam mengelola penggunaan televisi kabel agar tetap bermanfaat tanpa merusak nilai-nilai tradisional keluarga.
Pelatihan media pembelajaran digital berbasis artificial intelligence untuk mendukung pembelajaran mendalam bagi Guru IPS M Zainul Hafizi; Hadi Wiyono; Yusawinur Barella; Dina Fitriana; Sutoyo Budiharto
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): September
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v4i3.688

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong perlunya peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang mendukung implementasi pembelajaran mendalam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan, mengidentifikasi upaya mengatasi kendala guru dalam mengintegrasikan media pembelajaran digital berbasis AI, serta menganalisis respons guru terhadap pelatihan. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 3 Pontianak dengan melibatkan 30 guru IPS dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik penggunaan ChatGPT dan Canva AI, pendampingan, evaluasi melalui angket dan wawancara, serta pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis AI. Respons peserta berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata skor 91,25%, yang menunjukkan tingginya motivasi dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam. Kegiatan ini memberikan kontribusi berupa model pelatihan berbasis praktik dan pendampingan yang berpotensi direplikasi sebagai strategi pengembangan profesional guru di era transformasi pendidikan digital