Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pendidikan Agama Islam dalam Penggunaan Media Sosial pada Era Society 5.0 untuk Memperkuat Moderasi Beragama Kusumastuti, Erwin; Alviro, Muhammad Rafli; Suryahadi, Farrel Zikri; Faza, Mohammad Sahrul; Anas, Ahmad Arif Choirudin; Zaini, Akhmad Nizar; Hibatullah , Ardra Jamie
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v1i3.554

Abstract

Dalam menanggapi penggunaan media sosial pada zaman Society 5.0, pendidikan agama Islam di Indonesia menghadapi banyak masalah rumit. Fenomena ini telah mempengaruhi perilaku masyarakat dan prinsip-prinsipnya, terutama generasi muda. Media sosial memungkinkan berkomunikasi dan berbagi informasi dengan mudah, tetapi penyalahgunaan dan kurangnya pengetahuan tentang etika digital telah menyebabkan berbagai masalah, seperti penyebaran informasi palsu, cyberbullying, dan kecanduan media sosial. Artikel ini mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana pendidikan agama Islam berkontribusi terhadap menanggapi masalah penyalahgunaan bermedia sosial di era Society 5.0, dengan penekanan pada masyarakat umum, khususnya remaja atau generasi milenial. Karena sebagian besar remaja kurang memperhatikan bagaimana menyikapi keyakinan religius mereka ketika mereka berakulturasi dengan budaya kontemporer. Tiga topik utama dibahas dalam artikel ini: peran edukasi karakter dalam menangani penyalahgunaan media sosial, prinsip pendidikan karakter dalam Islam, dan etika dan norma dalam media sosial. Artikel ini menguraikan bagaimana pendidikan karakter dapat membantu mengatasi penyalahgunaan media sosial dengan mengajarkan etika digital, literasi media, dan keterampilan berpikir kritis untuk memfilter informasi. Selain itu, artikel ini menekankan betapa pentingnya pendidikan karakter dalam Islam untuk menumbuhkan perilaku yang baik dan mengatasi penyimpangan di media sosial. Terakhir, artikel ini menekankan betapa pentingnya menerapkan etika yang baik di media sosial untuk mencegah pelanggaran dan menciptakan lingkungan digital yang aman dan beradab. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan penggunaan media sosial mereka melalui panduan yang mendalam dan memanfaatkan media sosial dengan cara yang kritis dan bijak.
Sistem Deteksi Gerakan Kecurangan UTBK Real-Time dengan YOLOv8 dan Optical Flow Ardiansyah, Muhammad Naufal; Suryahadi, Farrel Zikri; Pratama, Hendrico Edhent Surya; Sari, Anggraini Puspita
JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Vol. 11 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jiska.5365

Abstract

Integrity and honesty are fundamental aspects of education, including the implementation of the Computer-Based Written Examination (UTBK). Conventional exam supervision is considered less effective in monitoring participants’ behavior due to the limitations in human observation capabilities and consistency. This study develops a real-time cheating-detection system based on camera input by integrating the YOLOv8 algorithm with Farnebäck optical flow. The YOLOv8 algorithm identifies participants’ body poses and activities directly from video footage, while Optical Flow analyzes the direction and motion patterns between frames over time. The system is designed to recognize various suspicious poses such as head-turning, bowing, and cheating-related gestures that indicate potential dishonesty. All detection results are automatically recorded in an SQLite database, complete with timestamps and visual evidence. Experimental results show that the system achieves 94.3% accuracy in detecting suspicious movements. The combination of both methods also helps maintain detection stability when keypoints are not consistently captured in some frames. Additionally, the system is equipped with a graphical user interface (GUI) to facilitate easier monitoring and analysis. These results demonstrate that a pose-and-motion analysis-based approach offers an intelligent and efficient solution for enhancing digital supervision of UTBK examinations.