Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN BIOFUNGISIDA TRICHODERMA UNTUK MENDUKUNG SISTEM PERTANIAN ORGANIK Nasir, Burhanuddin; Najamudin, Najamudin; Lakani, Irwan; Lasmini, Sri Anjar; Sabariyah, Sitti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 7 No 2 (2020): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v7i2.756

Abstract

Produktivitas usaha tani di Desa Dolago Padang Kecamatan Parigi Selatan masih sangat rendah disebabkan oleh praktek budidaya masih bersifat konvensional yaitu dengan penggunaan pupuk dan pestisida kimia tergolong intensif. Untuk mengurangi penggunaan input bahan kimia tersebut perlu digalakkan sistem pertanian organik dalam kegiatan usaha tani. Di desa Dolago Padang potensi bahan organik cukup banyak tersedia, namun belum dimanfaatkan. Program kemitraan wilayah (PKW) pertujuan untuk mendampingi petani dalam mengolah sumberdaya lahan dan ternak menjadi produk yang bernilai berupa pupuk organik dan pestisida rasional. Program menggunakan metode pelatihan dan demplot percobaan serta pembinaan dan pendampingan masyarakat. Hasil yang dicapai yakni masyarakat dapat mengembangkan pupuk organik cair biourin dan bioufungisida trihoderma sehingga produk tersebut dapat digunakan untuk mendukung kegiatan usaha tani organik.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BUDIDAYA LEBAH MADU BERBASIS KELAPA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PASCA GEMPA DI DESA SALUBOMBA Spetriani; Sitti Sabariyah; Muhammad Jufri
Jurnal Abditani Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v4i1.63

Abstract

Sasaran kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah masyarakat kelompok tani kelapa yang menerima dampak langsung gempa seperti kerusakan tempat tinggal, kehilangan mata pencaharian dll di desa Salumbomba, Kab. Donggala. Tujuan kegiatan ini adalah membangun kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi yang berkeinginan untuk berwirausaha. Program ini merupakan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada tanaman kelapa sebagai sumber pakan lebah madu. program ini mempunyai manfaat ganda yaitu dapat menghasilkan madu serta meningkatkan produksi buah kelapa. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan PKM meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang terdiri dari sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan teknis dan non teknis serta tahap pendampingan pasca pelatihan. Selama kegiatan PKM berlangsung tingkat partisipasi kelompok mitra mencapai 100 %. Pelaksanaan kegiatan PKM berlangsung sesuai rencana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hasil kegiatan bermanfaat bagi kelompok mitra yaitu terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya ternak lebah madu. Kelompok mitra dapat membuat kotak jebakan dan memelihara koloni secara mandiri.
Antioxidants and Fiber Rice Analog Based on Composite Flour (Moringa, Purple Sweet Potato, and Cassava) as Local Food Diversification Ramadhani Chaniago; Nursusmawati; Sitti Sabariyah; Darni Lamusu; Fitriani Basrin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 3 (2025): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i3.10518

Abstract

This study explores the development of analog rice from composite flours of moringa, purple sweet potato, and cassava to diversify local food and enhance nutritional value. The purpose of this study was to identify antioxidants and rice fiber analogue composites from moringa, purple sweet potato and cassava. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 1 factor of flour type (A) with a combination of 3 levels of treatment, namely: A1 = Moringa flour 150g, purple sweet potato flour 100g and cassava flour 50g; A2 = Moringa flour 125g, purple sweet potato flour 75g and cassava flour 100g; A3 = Moringa flour 100g, purple sweet potato flour 125g and cassava flour 125g; A4 = Moringa flour 75g, purple sweet potato flour 100g and cassava flour 150g. Using a completely randomized design, four formulations with varying ratios of the three flours were evaluated for fiber content and antioxidant activity. The results revealed significant differences (p<0.05) in both attributes across formulations. The highest fiber content (3.55%) was observed in the formulation with 150 g purple sweet potato flour, 100 g moringa flour, and 50 g cassava flour, while the highest antioxidant activity (11.80%) was achieved using 100 g each of moringa and cassava flours and 50 g purple sweet potato flour. These findings underscore the potential of composite flours to produce analog rice with enhanced nutritional benefits, contributing to sustainable food security and local food innovation.