Zainul Abidin
SD Negeri 2 Tulangan Sidoarjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KELAYAKAN MEDIA VIDEO YOUTUBE KIDS PADA SEKOLAH DASAR Zainul Abidin
JUPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 1 No 1 (2023): Edisi Maret
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sindotech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This development research aims to produce media in the form of learning videos of human and environmental materials with a process through a feasibility test process so that it can be used for learning. This research uses the ADDIE development model with 5 stages, including needs analysis, design, development, media application and evaluation. The subject users in this development are grade III students of SD Negeri 2 Tulangan. This type of research uses qualitative research in the form of giving questionnaires to experts and testing students. Based on the results of research that this learning video is valid and feasible to use for learning. So it can be concluded that learning videos on YouTube Kids can be used as learning media in elementary school education units.
KELAYAKAN MEDIA VIDEO YOUTUBE KIDS PADA SEKOLAH DASAR Zainul Abidin; Ahmad Syafii
(JUPI) Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2023): Edisi Maret
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sindotech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa video pembelajaran materi manusia dan lingkungan dengan proses melalui proses uji kelayakan sehingga dapat dipergunakan untuk pembelajaran. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 5 tahap, adapun langkahlangkah pengembangan produk diantaranya yaitu analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, penerapan media dan evaluasi. Subjek pengguna pada pengembangan ini adalah peserta didik kelas III SD Negeri 2 Tulangan. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif berupa pemberian angket kepada ahli dan uji coba peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa video pembelajaran ini valid dan layak digunakkan untuk pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran pada youtube kids dapat digunakan menjadi media pembelajaran di satuan pendidikan Sekolah Dasar.