Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI NILAI TAMBAH TEMPE MELALUI PRODUK KERIPIK TEMPE DI KELURAHAN LINGKAR TIMUR Kristina Nopiyanti; Cintami Raura; Tri Andriani Saputri; Theryansyah Putra; Romi Adetio Setiawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57792

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Jl. Mangga 2D RT 18 RW 06 Kelurahan Lingkar Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah tempe melalui inovasi produk keripik tempe serta memperkuat kemampuan kewirausahaan masyarakat. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya nilai jual tempe, keterbatasan inovasi produk, serta kurangnya pengetahuan tentang pengemasan dan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan keripik tempe, pendampingan pengemasan produk, serta edukasi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah tempe menjadi keripik tempe yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk dengan kemasan menarik dan memiliki potensi untuk dipasarkan secara lebih luas. Dengan demikian, kegiatan ini dapat meningkatkan nilai tambah tempe serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
DIVERSIFIKASI PRODUK KERIPIK PEYEK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT Vemy Dian Fajri; Zeni Paramesti; Nabilla Eka Fitri; Romi Adetio Setiawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57794

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui diversifikasi produk keripik peyek di Jl. Mangga 2D RT 18 RW 06 Kelurahan Lingkar Timur. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan variasi produk, kemasan yang masih sederhana, serta pemasaran yang belum optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan dengan memberikan praktik pembuatan berbagai variasi keripik peyek serta teknik pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghasilkan variasi produk seperti peyek kacang, peyek teri, dan peyek udang dengan kemasan yang lebih menarik. Selain itu, masyarakat mulai memasarkan produk melalui media sosial dan penjualan langsung. Diversifikasi produk memberikan nilai tambah pada produk sehingga meningkatkan daya tarik konsumen. Peningkatan variasi produk dan kualitas kemasan berdampak pada peningkatan penjualan dan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan
ISLAMIC BANKING PROFITABILITY IN FINANCING SUSTAINABLE PRIORITY SECTOR IN INDONESIA Ayu Yuningsih; Romi Adetio Setiawan; Suharyono
Jurnal Ilmiah Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jam-ekis.v9i2.10312

Abstract

This study examines the profitability potential of Islamic banking financing in sustainable economic sectors in Indonesia, particularly industries that implement environmental risk management. Although sustainable financing is a key component of Indonesia’s future economic development, its profitability remains a subject of debate. This research employs the Auto-Regressive Distributed Lag (ARDL) approach to analyze both short-run and long-run relationships between Islamic bank financing and priority sectors of sustainable finance. The study uses monthly time-series data from January 2014 to June 2025, comprising 138 observations. The findings indicate that financing in the manufacturing sector as well as the transportation, warehousing, and communication sectors has significant profitability potential for Islamic banks. However, the study is limited to Islamic banking institutions and requires additional variables to provide a more comprehensive analysis. Future research should utilize more specific bank-level time-series data to better represent the performance of commercial banks in Indonesia. Furthermore, the study recommends strengthening Indonesia’s legal and regulatory framework on sustainable finance taxonomy to establish clearer legal relationships and enhance regulatory certainty among stakeholders