Atep Sujana
Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RADEC Learning Integrated with Artificial Intelligence: A Quasi-Experimental Study on Elementary Students’ Critical Thinking Skills Lula Dwi Kemaliah; Ani Nur Aeni; Atep Sujana
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 3 July (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i3.1328

Abstract

Purpose: This study aimed to examine the effectiveness of the Artificial Intelligence (AI)-integrated RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) learning model in improving fifth-grade students’ critical thinking skills on natural disaster topics. Methods: This study employed a quasi-experimental approach using a nonequivalent control group design. The research was conducted at SD Negeri Tegalkalong I, Sumedang Regency, Indonesia, involving 60 fifth-grade students divided into an experimental class (n = 30) and a control class (n = 30). The experimental class used the AI-integrated RADEC model, while the control class used the Problem-Based Learning (PBL) model. Data were collected through a HOTS-based critical thinking test consisting of 19 essay items, observations, and documentation. Data were analyzed using descriptive statistics, t-tests, and N-Gain analysis. Findings: Both learning models improved students’ critical thinking skills. However, the AI-integrated RADEC model produced significantly greater improvement than the PBL model, as indicated by the independent-sample t-test result (p = 0.001 < 0.05) and a higher N-Gain score in the experimental class (0.8152, high category) than in the control class (0.6013, medium category). Research Implications: Integrating AI into RADEC learning can support the development of critical thinking skills and strengthen disaster education in elementary schools. However, the findings should be interpreted cautiously because the study was limited to one school, a relatively small sample, and two learning sessions. Further research with larger samples and longer implementation periods is recommended. Originality: The novelty of this study lies in integrating AI into the Read and Discuss stages of the RADEC model as a tool for information evaluation and reflection rather than a direct answer provider.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V Pada Materi Perubahan Lingkungan Dede Fitri Nurkholizah; Regina Lichteria Panjaitan; Atep Sujana
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas V pada materi perubahan lingkungan. Pendekatan kuantitatif digunakan pada penelitian dengan metode kuasi eksperimen dan jenis desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas V di dua sekolah dasar yang ada di Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang. Teknik sampling jenuh digunakan untuk menentukan sampel karena semua populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui tes berbentuk soal uraian. Analisis secara deskriptif dan inferensial dilakuan untuk menganalisis data. Hasil dari analisis secara deskriptif menunjukkan perolehan rerata kemampuan pada literasi sains siswa di kelas eksperimen lebih tinggi nilainya dibanding kelas kontrol. Namun, hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai peluang sig 0,247 ≥ 0,05 sehingga tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL terhadap literasi sains siswa. Tidak ditemukannya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol diduga disebabkan oleh perbedaan waktu pembelajaran, siswa yang masih beradaptasi dengan model PBL, dan waktu perlakuan yang relatif singkat.
UPAYA MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV MATERI GAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN RADEC Fera Tri Sunasi; Atep Sujana; Enjang Yusup Ali
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24444

Abstract

Pada abad 21 kemampuan yang harus dikusai oleh siswa salah satunya yaitu kemampuan berpikir kritis. Namun kenyataannya kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, dimana siswa kesulitan dalam menganalisis, memberikan pendapat,dan menarik kesimpulan yang disebabkan oleh penerapan model pembelajaran konvesional oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran RADEC dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi gaya kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian melibatkan siswa kelas IVA (31 Orang) sebagai kelas eksperimen dan IVB (30 Orang) sebagai kelas kontrol SDN Jatisura 1 di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelas dibuktikan dengan nilai sig. 2-tailed sebesar 0,000 ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan model pembelajaran RADEC terlaksana dengan sangat baik. Berdasarkan hasil Uji N-Gain dari hasil pretest dan posttest menunjukan adanya perbedaan peningkatan, pada model RADEC sebesar 58 %  kategori cukup efektif sedangkan nilai presentase model konvensional 31% kategori tidak efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RADEC terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvesional pada mata pelajaran IPA materi gaya.