Suwito Suwito
Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

P PERAN EKONOMI PERTAHANAN DALAM MENDUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI Fhaji Akbar Putra; Sri Sundari; Suwito Suwito
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v4i1.288

Abstract

Defense economics plays a strategic role in supporting a country’s economic growth, not only by enhancing security but also by stimulating innovation, job creation, and strengthening domestic industries. This study aims to analyze how defense economics contributes to national economic growth, utilizing Bidle and Thomas's role theory, which includes three main aspects: role behavior, role conflict, and role ambiguity. The findings show that the government’s behavior in defense budget allocation can support economic growth; however, its effectiveness depends on transparency and efficient budget management. Role conflict arises when the defense budget competes with other public sector needs, such as health and education, highlighting the importance of balance in budget allocation. Additionally, role ambiguity in defense economic policy creates uncertainty in objectives, indicating a need for improved planning and inter-agency coordination. By addressing these three aspects, defense economics can optimally contribute to sustainable economic growth and societal welfare.  Ekonomi pertahanan memainkan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi suatu negara, tidak hanya melalui peningkatan keamanan tetapi juga melalui stimulasi inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ekonomi pertahanan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, dengan menggunakan teori peran Bidle dan Thomas, yang mencakup tiga aspek utama: perilaku peran, konflik peran, dan ambiguitas peran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perilaku pemerintah dalam alokasi anggaran pertahanan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi; namun, efektivitasnya bergantung pada transparansi dan pengelolaan anggaran yang efisien. Konflik peran muncul ketika anggaran pertahanan bersaing dengan kebutuhan sektor publik lainnya, seperti kesehatan dan pendidikan, yang menggarisbawahi pentingnya keseimbangan dalam alokasi anggaran. Selain itu, ambiguitas peran dalam kebijakan ekonomi pertahanan menciptakan ketidakpastian dalam tujuan, yang mengindikasikan perlunya peningkatan perencanaan dan koordinasi antarlembaga. Dengan menangani ketiga aspek tersebut, ekonomi pertahanan dapat berkontribusi secara optimal terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DIGITAL UNTUK PENGUATAN EKONOMI PERTAHANAN NASIONAL Robi Zamzam M.F; Sri Murtiana; Suwito Suwito
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.679

Abstract

Digital transformation has created significant opportunities for the development of Indonesia’s digital creative economy, which not only contributes to economic growth but also has strategic potential in strengthening national defense economics. This study aims to formulate development strategies for integrating the digital creative economy into the national defense economic framework to enhance competitiveness and national resilience. This research employs a descriptive qualitative approach using literature studies derived from government documents, international organization reports, and relevant academic publications. The findings indicate that synergy between digital creative actors and the defense sector can generate dual-use innovations that support defense technology development, improve operational efficiency, and strengthen the national innovation ecosystem. Theoretically, this study contributes to the development of the defense economy perspective by highlighting the role of the digital creative economy as a strategic component in supporting national resilience. Practically, the study recommends the establishment of dual-use innovation hubs, strengthening applied research, and providing fiscal incentives for digital creative actors to enhance collaboration with the defense sector and support sustainable national defense capabilities. Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi perkembangan ekonomi kreatif digital di Indonesia yang tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki potensi strategis dalam memperkuat ekonomi pertahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan ekonomi kreatif digital yang dapat diintegrasikan dalam kerangka ekonomi pertahanan guna meningkatkan daya saing dan ketahanan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur yang bersumber dari dokumen resmi pemerintah, laporan organisasi internasional, serta publikasi akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara pelaku ekonomi kreatif digital dan sektor pertahanan mampu menghasilkan inovasi dual-use yang mendukung pengembangan teknologi pertahanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat ekosistem inovasi nasional. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan perspektif ekonomi pertahanan dengan menyoroti peran ekonomi kreatif digital sebagai komponen strategis dalam mendukung ketahanan nasional. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan pembentukan pusat inovasi dual-use, penguatan riset terapan, serta pemberian insentif fiskal bagi pelaku ekonomi kreatif digital untuk meningkatkan kolaborasi dengan sektor pertahanan dalam mendukung pembangunan kemampuan pertahanan nasional yang berkelanjutan.