Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JER

Analisis Pengaruh Brand Characteristics, Brand Image, Member Card, Terhadap Brand Loyality Dengan Brand Experience Sebagai Variabel Intervening Pada Swalayan Luwes Di Solo Raya Muhammad Dzaki Abdillah; Moechammad Nasir
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2196

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand characteristics, brand image, dan member card terhadap brand loyalty dengan brand experience sebagai variabel intervening pada Swalayan Luwes di Solo Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif explanatory dengan populasi seluruh konsumen Luwes Swalayan wilayah Solo Raya dan sampel 220 responden yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan pengalaman berbelanja, domisili, dan usia ≥17 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring skala Likert 1–5. Variabel dependen Brand Loyalty diukur melalui afektif, kognitif, dan normative loyalty; variabel independen meliputi brand characteristics (reputasi, prediktabilitas, kompetensi), brand image (citra perusahaan, produk, pemakai), dan member card (reward-based, social, customization, structural bonds); sedangkan variabel intervening Brand Experience diukur melalui sensorik, afeksi, perilaku, dan pengetahuan. Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS 4.0, mencakup pengujian outer model dan inner model, serta uji hipotesis melalui path coefficient dan specific indirect effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand characteristics, brand image, dan member card berpengaruh signifikan terhadap brand experience, yang selanjutnya memengaruhi brand loyalty dengan brand experience sebagai mediator parsial. Temuan ini memberikan implikasi teoritis dalam pengembangan model brand loyalty melalui pengalaman merek, serta implikasi praktis bagi manajemen Swalayan Luwes untuk meningkatkan loyalitas pelanggan melalui strategi penguatan karakteristik merek, citra merek, dan program member card.
Analisis Pengaruh Penggunaan Influencer Marketing Dan Electronic Word of Mouth Terhadap Brand Loyalty yang Dimediasi oleh Consumer Satisfaction Pada Tiga Produk Shampo Terpopuler di Soloraya Arya Purwa Nugraha; Moechammad Nasir
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan electronic word of mouth (eWOM) terhadap brand loyalty dengan mediasi consumer satisfaction pada tiga produk shampoo terpopuler di Soloraya, yaitu Sunsilk, Pantene, dan Dove. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Sampel sebanyak 200 responden dipilih melalui purposive sampling, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert. Analisis dilakukan menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 3.0, meliputi evaluasi outer dan inner model serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing dan eWOM berpengaruh positif signifikan terhadap consumer satisfaction, yang selanjutnya juga berpengaruh positif signifikan terhadap brand loyalty. Consumer satisfaction terbukti memediasi hubungan antara influencer marketing dan eWOM dengan brand loyalty secara signifikan pada ketiga merek shampoo. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan influencer marketing dan eWOM yang konsisten untuk membangun ekosistem digital yang positif. Secara teoretis, hal ini membuktikan peran vital kepuasan konsumen sebagai mekanisme mediasi dalam pemasaran digital. Secara praktis, hasil ini menjadi panduan bagi pemasar untuk tidak hanya fokus pada jangkauan (reach), tetapi juga pada kualitas pengalaman konsumen guna memastikan terciptanya loyalitas merek yang berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Brand Credibility dan Daya Tarik Influencer Terhadap Brand Loyalty Dengan Brand Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi Pada Konsumen Tokopedia dan Shopee di Solo Raya Silfiana Melisa Anjani; Moechammad Nasir
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand credibility dan daya tarik influencer terhadap brand loyalty dengan brand satisfaction sebagai variabel mediasi pada konsumen Tokopedia dan Shopee di wilayah Solo Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk menjelaskan hubungan kausal antar variabel melalui pengujian hipotesis. Sampel penelitian ditentukan secara purposive, yaitu konsumen yang pernah melakukan transaksi dalam tiga bulan terakhir, mengikuti influencer di media sosial, berusia minimal 17 tahun, dan bersedia mengisi kuesioner daring. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert guna mengukur persepsi dan sikap responden. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar konstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand credibility dan daya tarik influencer berpengaruh signifikan terhadap brand satisfaction. Selanjutnya, brand satisfaction terbukti berperan penting dalam meningkatkan brand loyalty konsumen. Meskipun terdapat perbedaan kekuatan pengaruh langsung antara kedua variabel independen terhadap loyalitas pada masing-masing platform, secara umum brand satisfaction terbukti menjadi variabel mediasi yang krusial dalam membentuk loyalitas merek pada marketplace. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu fokus meningkatkan kepuasan konsumen melalui strategi branding yang memperkuat kredibilitas merek dan pemilihan influencer yang tepat. Dengan demikian, upaya pemasaran yang terarah dapat secara efektif mendorong loyalitas konsumen di berbagai platform marketplace.