Herni Yahelissa
Universitas Banda Naira

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA PROSESI PENYUSUNAN KUBA ULUN DI KEPULAUAN KEI MALUKU TENGGARA Herni Yahelissa; Eca wongsopatty; Muhammad Miftah Sabban
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.397

Abstract

Kuba ulun merupakan makanan tradisional suku Kei yang disusun berbentuk menara, piramida atau rumah. Makanan ini dapat dijumpai pada acara-acara tertentu. Makanan tradisional ini harus tetap dijaga dan dilestarikan agar tidak punah dimakan zaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna Semiotika Ferdinand De Saussure Pada Prosesi Penyusunan Kuba Ulun di Kepulauan Kei. Jenis penelitian berupa jenis kualitatif dan lokasi penelitian ini dilakukan di Ohoi (Desa) Langgur Kepulaun Kei dari bulan Juli sampai November. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 orang yaitu kepala Ohoi Holat dan orang penting yang ada di Ohoi Langgur. Data pada penelitian ini berupa tuturan lisan yang mengandung semiotika Ferdinand De Saussure dalam Prosesi Penyusunan Kuba Ulun di Kepulauan Kei. Sumber data dalam penelitian ini yaitu tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat, dan beberapa orang penting. Teknik pengumpulan data adalah menentukan narasumber, menyusun pertanyaan, wawancara, merekam, mengidentifikasi data sesuai dengan teori penelitian, dan di analisis sesuai dengan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menggunakan metode semiotika Ferdinand De Saussure pada prosesi penyusunan Kuba Ulun di Kepulauan Kei terdapat 5 penanda dan 5 petanda. Makna dari prosesi penyusunan kuba ulun yaitu sebagai simbol harmonisasi pada kehidupan manusia.