Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Mengatasi Dampak Negatif Kebiasaan Penggunaan Gadget Juita Lusiana Sinambela; Manogang Simanjuntak
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1395

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi penanggulangan dampak negatif kebiasaan penggunaan gadget di SD Advent Balikpapan. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan kajian pustaka, survei, dan wawancara untuk mengidentifikasi pola penggunaan gadget dan dampaknya terhadap siswa. Temuan awal digunakan untuk merancang strategi yang sesuai dengan konteks sekolah, yang kemudian diimplementasikan melalui program kolaboratif yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan observasi untuk menilai efektivitas strategi. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dan masyarakat untuk mengurangi dampak negatif penggunaan gadget di kalangan siswa sekolah dasar. Dengan mengedukasi anak-anak tentang tanggung jawab dan batasan penggunaan gadget, serta melibatkan orang tua dalam pengawasan, diharapkan anak-anak di SD Advent Balikpapan dapat tumbuh lebih sehat, lebih seimbang, dan meningkatkan prestasi akademik mereka.
Dinamika Implementasi Regulasi Musik Gereja: Studi Kasus Di Jemaat Sekolah Lanjutan Advent-Universitas Advent Surya Nusantara Pematangsiantar Gerbin Tamba; Donald Loffie Muntu; Yoyon Yuniardi Hasibuan; Juita Lusiana Sinambela
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.855

Abstract

This study examines the dynamics of church music regulation implementation in the congregation of the Adventist Secondary School – Surya Nusantara Adventist University (SLA-UASN) Pematangsiantar (September 2022–December 2025). The goal is to describe the implementation of the regulation in worship practices, address challenges, reveal congregational responses, and align local practices with the views of Ellen G. White and official SDA documents. The research employed a qualitative descriptive approach with a case study method; data were collected through in-depth interviews with 16 informants, participant observation, and documentation studies, then analyzed thematically using source triangulation. The results indicate that the regulation originates from church regulations (SDA Church Guidelines) and local policies, but is disseminated orally, resulting in differing understandings. There is intergenerational tension between supporters of traditional music (hymnals) and contemporary music that has not been bridged dialogically. Resistance from music ministers arises from inconsistent implementation and minimal involvement in policy development. Communication between music leaders and ministers remains weak, with no regular evaluation forum, resulting in a continued decline in the quality of music worship. This study concludes that effective music regulation requires clear written documentation, structured intergenerational dialogue, ongoing music theology education, and inclusive and participatory pastoral leadership.
Menggali Pesan Teologis Mazmur 78:3-4 dalam Himne sebagai Sarana Pengajaran Iman Kristen Juita Lusiana Sinambela; Janes Sinaga; Gerbin Tamba; Donald Loffie Muntu
SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI Vol 14 No 2 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46495/sdjt.v14i2.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran himne sebagai media pendidikan agama Kristen dengan menyoroti pesan-pesan teologis yang terkandung dalam Mazmur 78:3-4 dan relevansinya dalam proses pembelajaran iman. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih kurangnya perhatian terhadap integrasi antara warisan nilai-nilai rohani Alkitabiah dan media pembelajaran yang kontekstual seperti himne dalam pendidikan agama Kristen, khususnya dalam proses pewarisan iman lintas generasi. Mazmur 78:3-4 menegaskan pentingnya pengajaran nilai rohani melalui penceritaan dan pujian kepada Tuhan, yang pada praktiknya dapat diwujudkan dalam bentuk nyanyian himne. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks dan kontekstual. Data diperoleh melalui kajian literatur Alkitab, himne Kristen, dan referensi teologi yang mendukung. Analisis difokuskan pada keterkaitan antara pesan teologis Mazmur 78:3-4 dengan fungsi edukatif himne sebagai sarana penanaman nilai iman. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penyajian himne sebagai media aktualisasi pesan Mazmur, yang tidak hanya memperkaya wawasan teologis tetapi juga memperkuat metode pembelajaran iman secara praktis dalam gereja, sekolah, dan keluarga.