Naura Aisya Salsabila
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Materi Sifat Bunyi melalui Penerapan Model RADEC dan SAVI Naura Aisya Salsabila; Wahyu Sopandi; Atep Sujana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1925

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar sering kali bersifat teacher-centered, sehingga mengakibatkan rendahnya keaktifan belajar siswa. Hal ini berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa dalam memahami konsep-konsep IPA, khususnya materi sifat bunyi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan model pembelajaran SAVI dan RADEC terhadap keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas V di salah satu sekolah dasar di Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keaktifan belajar siswa yang mencakup aktivitas membaca, menjawab, berdiskusi dalam kelompok, serta menjelaskan dan menciptakan karya terkait materi yang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model RADEC mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam setiap tahap pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif membaca materi, menjawab pertanyaan, berdiskusi dengan kelompok, serta menjelaskan dan menciptakan karya terkait materi yang dipelajari. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa, serta memberikan rekomendasi untuk penerapan model pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pendidik dan peneliti dalam merancang strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi siswa. Kesimpulannya, model RADEC efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi sifat bunyi di sekolah dasar.
THE EFFECTIVENESS OF THE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MODEL IN IMPROVING ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ SPATIAL LITERACY SKILLS Naura Aisya Salsabila; Pupun Nuryani; Sendi Fauzi Giwangsa
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v12i1.16082

Abstract

This study addresses the issue of low spatial literacy skills among elementary school students’, particularly in map-related learning. Limited students’ engagement and the lack of instructional models that support spatial literacy development are identified as contributing factors. The study aims to examine changes in students’ spatial literacy skills following the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model. A pre experimental one-group pretest posttest design was employed involving 28 fifth-grade students’ from a public elementary school in Sukasari District, Bandung City. Data were collected using an essay based spatial literacy test and analyzed using descriptive statistics, mean difference testing, and N-Gain analysis. The findings indicate an increase in students’ spatial literacy scores from the pretest to the posttest, suggesting improved performance after the CTL-based instruction. However, due to the absence of a control group, the results should be interpreted cautiously and cannot be used to establish causal relationships. Despite this limitation, the study contributes to the growing body of literature on spatial literacy instruction by providing empirical evidence on the potential role of contextual learning strategies in supporting map-related understanding at the elementary level. Practically, the findings offer insights for Social Studies teachers on integrating contextual and experience-based approaches to enhance students’ spatial reasoning within the framework of elementary education.