Faridatun Nuraini
Universitas Nurul Jadid

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi  Metode  Nubdzatul Bayan  Untuk Meningkatkan Model Pembelajaran  Afektif Santri Faridatun Nuraini
Educational Research Indonesia Vol 1 No 2 (2024): Desember
Publisher : Laskar Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65678/eri.v1i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang pembelajaran kitab kuning dengan menggunakan metode untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bidangnya secara keseluruhan,  dengan menguunakan model pembelajaran yang Afektif di Pondok Pesantren Nurul jadid. Penelitian ini di lakukan untuk menumbuhkan keinginan siswa dalam belajar dengan mudah dan untuk  memahami kitab kuning menggunakan metode Nubdhatul Bayan. Adapun fokus utama dalam penelitian ini iyalah penerapan metode dengan model yang Afektif yang sudah di buktikan mampu membuat siswi tertarik untuk belajar kitab menggunakan metode, penelitian ini  menggunakan penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa tulisan dan secara lisan. Dan jenis penelitiannya menggunakan studi kasus  yang langsung yang mana peneliti melihat langsung bagaimana cara metode Nubdhatul Bayan mampu mengubah cera belajar siswi dengan afektif dan terorganisir, juga peneliti menanyakan langsung pada pihak terkait, seperti siswi dan para pengajar tentang pengimplementasian metode ini. Dan peneliti menemukan tentang pembelajaran yang mudah dan cepat, secara tidak langsung metode ini sangat membantu pada potensi keberhasilan siswa yang di harapkan oleh lembaganya, untuk memahami dengan mudah dan cepat.
More Than Teaching Values: Teacher Exemplarity and Moral Formation through the Figurative Learning Model Moch Tohet; Faridatun Nuraini
Indonesian Journal of Education and Social Studies Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/ijess.v5i1.13087

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Figurative Learning Model as an exemplar-based pedagogical approach to addressing moral challenges among adolescents at Madrasah Aliyah Negeri 1 Probolinggo, Indonesia. The research is grounded in concerns over declining moral behaviors among students, including low levels of discipline, responsibility, empathy, and politeness, despite their immersion in an Islamic educational environment. Employing a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving school leaders, Islamic education teachers, guidance counselors, and students. Data analysis followed the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of the Figurative Learning Model significantly enhances students’ moral awareness and behavior, particularly in terms of discipline, social empathy, responsibility, and respectful conduct. Teachers’ consistent role modeling, emotional engagement, and daily moral habituation function as powerful mechanisms for moral internalization among students. These findings align with Albert Bandura’s Social Learning Theory and Kolb’s Experiential Learning Theory, emphasizing learning through observation and lived experience. The study concludes that exemplar-based moral education constitutes an effective, contextual, and sustainable strategy for fostering adolescent character development in Islamic secondary education settings.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM FURUDHUL AINIYAH TIGA BULAN TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SANTRI BARU: PENDEKATAN MODEL CIPP DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID Muhammad Irsyad Baitussalam; Faridatun Nuraini
Jurnal Manajemen dalam Pendidikan Vol 1 No 2 (2026): Juli
Publisher : CV Narasi Khatulistiwa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman latar belakang kemampuan keagamaan santri baru menuntut Pondok Pesantren Nurul Jadid menyelenggarakan Program Furudhul Ainiyah Tiga Bulan sebagai program matrikulasi yang perlu dievaluasi secara komprehensif untuk memastikan efektivitas implementasinya dalam meningkatkan hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Program Furudhul Ainiyah Tiga Bulan terhadap hasil pembelajaran santri baru menggunakan pendekatan Context, Input, Process, Product (CIPP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 15 informan yang dipilih melalui purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang dipadukan dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek context telah sesuai dengan kebutuhan santri baru, aspek input didukung oleh kurikulum, tenaga pendidik, dan sarana yang memadai, aspek process terlaksana secara sistematis melalui pembelajaran teori, praktik, dan pembiasaan, sedangkan aspek product memperlihatkan peningkatan kompetensi dasar keagamaan, kemampuan membaca Al-Qur'an, serta kesiapan santri mengikuti pembelajaran reguler. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas Program Furudhul Ainiyah dipengaruhi oleh keterpaduan seluruh komponen Model CIPP sehingga dapat menjadi dasar penyempurnaan kebijakan dan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan pesantren.