Tri Wahyuni
Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROMOSI KESEHATAN DAN PREVENTIF PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN KEADAAN BAYI KUNING (IKTERUS NEONATORUM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAKASSAR Betty Anthoineta Sahertian; Zumrotul Ula; Mildaratu Mildaratu; Dwi Pratiwi Kasmara; Tri Wahyuni; Rahmat Pannyiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41756

Abstract

Ikterus disebabkan karena pemberian minum yang belum mencukupi. Bayi yang puasa panjang atau asupan kalori / cairan yang belum mencukupi akan menurunkan kemampuan hati untuk memproses bilirubin. Pada bayi usia sel darah. merah kira-kira 90 hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Keperawatan Pada Dengan Ikterik Neonatus pada masyarakat khususnya ibu. Metode yang digunakan adalah Promosi Kesehatan dan Preventif pada Bayi Baru Lahir dengan Keadaan Bayi Kuning (Ikterus Neonatorum) Di Wilayah Kerja Puskesmas Makassar. Hasil penyuluhan Pre Test dan Post Test dengan menggunakan kuesioner terdapat peningkatan pengetahuan responden tentang penanganan bayi kuning (ikterik) pada katagori baik. Kesimpulan bahwa Kegiatan pengabdian masyarakat dengan Promosi Kesehatan dan Preventif pada Bayi Baru Lahir dengan Keadaan Bayi Kuning (Ikterus Neonatorum) Di Wilayah Kerja Puskesmas Makassar tentang Pemahaman ibu-ibu meningkat melalui Promosi Kesehatan dan Preventif pada Bayi Baru Lahir dengan Keadaan Bayi Kuning (Ikterus Neonatorum).
Integration of Cognitive Therapy and Mindfulness: Impact on Adolescent Mental Health Tri Wahyuni; Lusiana Rahmadani Putri; Sri Nur Rahmi
Research Psychologie, Orientation et Conseil Vol. 1 No. 5 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/rpoc.v1i5.1397

Abstract

Adolescents face increasing mental health challenges such as anxiety, depression, and stress due to social, academic, and developmental pressures. While cognitive therapy is effective in addressing these issues, integrating mindfulness practices may enhance therapeutic outcomes by promoting emotional regulation and reducing psychological distress. However, research on this combined approach for adolescents remains limited. This study evaluates the effectiveness of integrating cognitive therapy and mindfulness in improving adolescent mental health. A randomized controlled trial (RCT) was conducted with 120 adolescents aged 13-18, divided into two groups: the experimental group receiving both cognitive therapy and mindfulness, and a control group receiving only cognitive therapy. Quantitative data was collected through pre- and post-intervention assessments using the Beck Anxiety Inventory (BAI), Beck Depression Inventory (BDI), and Perceived Stress Scale (PSS). Results revealed that the experimental group experienced a 45% reduction in anxiety, a 50% decrease in depression, and a 40% reduction in stress, compared to the control group. The integrated therapy group also reported improved emotional regulation and resilience. The study concludes that combining cognitive therapy with mindfulness is more effective in promoting adolescent mental health than cognitive therapy alone. This approach offers a holistic framework, suggesting its potential for broader therapeutic interventions.