Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mencegah Perdarahan dengan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan terhadap Tanda Bahaya Perdarahan Ibu Hamil Dewi Parwati; Rosita Rosita; Roslin E. M Sormin; Mildaratu Mildaratu; Halimatussakdiyah Lubis; Lumastari Ajeng Wijayati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46149

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu hamil di Indonesia. Deteksi dini melalui pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap tanda bahaya sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.Mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap pencegahan perdarahan melalui pengenalan tanda bahaya.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas X, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,005), dan keterampilan (p=0,001) terhadap pencegahan perdarahan.Pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kemampuan mengenali dan mencegah perdarahan kehamilan.
PROMOSI KESEHATAN DAN PREVENTIF PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN KEADAAN BAYI KUNING (IKTERUS NEONATORUM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAKASSAR Betty Anthoineta Sahertian; Zumrotul Ula; Mildaratu Mildaratu; Dwi Pratiwi Kasmara; Tri Wahyuni; Rahmat Pannyiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41756

Abstract

Ikterus disebabkan karena pemberian minum yang belum mencukupi. Bayi yang puasa panjang atau asupan kalori / cairan yang belum mencukupi akan menurunkan kemampuan hati untuk memproses bilirubin. Pada bayi usia sel darah. merah kira-kira 90 hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Keperawatan Pada Dengan Ikterik Neonatus pada masyarakat khususnya ibu. Metode yang digunakan adalah Promosi Kesehatan dan Preventif pada Bayi Baru Lahir dengan Keadaan Bayi Kuning (Ikterus Neonatorum) Di Wilayah Kerja Puskesmas Makassar. Hasil penyuluhan Pre Test dan Post Test dengan menggunakan kuesioner terdapat peningkatan pengetahuan responden tentang penanganan bayi kuning (ikterik) pada katagori baik. Kesimpulan bahwa Kegiatan pengabdian masyarakat dengan Promosi Kesehatan dan Preventif pada Bayi Baru Lahir dengan Keadaan Bayi Kuning (Ikterus Neonatorum) Di Wilayah Kerja Puskesmas Makassar tentang Pemahaman ibu-ibu meningkat melalui Promosi Kesehatan dan Preventif pada Bayi Baru Lahir dengan Keadaan Bayi Kuning (Ikterus Neonatorum).