Rendahnya produktivitas ternak sapi pada Kelompok Ternak Harapan Jaya, Desa Sido Makmur, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan peternak mengenai manajemen pemeliharaan serta rendahnya ketersediaan hijauan dan leguminosa berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketersediaan pakan berkualitas melalui pemanfaatan teknologi Bisozyme pada budidaya Indigofera zollingeriana serta pengolahan pakan konsentrat berbentuk pelet yang diperkaya tepung ikan asin. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan, demonstrasi, diskusi kelompok (Focus Group Discussion), praktik budidaya Indigofera dengan aplikasi Bisozyme dan pemupukan N, P, dan K, serta pelatihan formulasi dan pembuatan pelet. Bisozyme merupakan produk fermentasi berbasis ragi dan molases yang mampu meningkatkan ketersediaan mineral dan efisiensi penyerapan hara tanaman sehingga mendukung pertumbuhan Indigofera sebagai sumber protein hijauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak mampu memahami teknik budidaya Indigofera zollingeriana, menguasai formulasi dan pembuatan pelet berbahan Indigofera dan tepung ikan asin sebagai alternatif pengganti konsentrat komersial, serta meningkatkan kapasitas dalam penyusunan ransum sapi potong. Penerapan teknologi ini diharapkan meningkatkan produktivitas ternak, menekan biaya pakan, meningkatkan pendapatan peternak, serta mendukung Program Swasembada Daging Sapi Tahun 2028.