Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI POTENSI WISATA MELALUI PENINGKATAN KUALITAS MAKANAN DAN MINUMAN HALAL DI DESA MANIK MARAJA: KONTRIBUSI BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT LOKAL Aida Nur Hasanah; Sultan Khairul Fawaz; Sakila Andra; Rizwani Dara Betha; Sarifah Nabiha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43906

Abstract

Desa Manik Maraja memiliki potensi wisata yang belum tergali secara optimal, di mana salah satu faktor pentingnya adalah kualitas dan ketersediaan makanan serta minuman halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah terkait kualitas makanan dan minuman halal di desa tersebut, dengan fokus pada rendahnya kesadaran UMKM untuk mengurus sertifikasi halal. Penelitian ini menggunakan metode pra-lapangan, lapangan, dan pasca-lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran UMKM di Desa Manik Maraja mengenai pentingnya sertifikasi halal masih tergolong rendah, dengan alasan seperti kurangnya informasi, biaya yang dianggap mahal, dan proses yang rumit. penelitian ini juga menyoroti peran penting sertifikasi halal dalam meningkatkan potensi wisata di Desa Manik Maraja. Dengan adanya sertifikasi halal, produk makanan dan minuman UMKM dapat lebih dipercaya oleh wisatawan Muslim, sehingga meningkatkan daya tarik wisata dan pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Implementasi Azas Peradilan Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan Perspektif Perma No. 3 Tahun 2022 Tentang Mediasi Secara Elektronik Terhadap Sengketa Wakaf dan Ekonomi Syariah di PA Lubuk Pakam Sultan Khairul Fawaz; Fauziah Lubis
AL-SULTHANIYAH Vol. 15 No. 2 (2026): AL-SULTHANIYAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/al-sulthaniyah.v15i2.5272

Abstract

This research aims to examine the application of simple,fast and light-cost principles through Supreme Court Regulation Number 3 of 2022 in adjudicating waqf and Islamic economic conflicts. The research problem centered on evaluating the effectiveness of electronic mediation implementation alongside identifying challenges encountered within religious judicial proceedings. This investigation was prompted by the necessity for an efficient justice system that adapts to technological progression while ensuring equitable access to legal remedies. The research methodology employed empirical-juridical approaches, integrating case analysis and regulatory assessment to examine the congruence between statutory provisions and their practical application in real-world settings. The findings demonstrated that technology-mediated mediation via e-court platforms can facilitate achieving simple, fast, and cost-efficient justice through optimization of temporal, financial, and administrative processes. Nonetheless, full implementation remains constrained by various barriers, including technological infrastructure deficiencies, digital literacy disparities, and human resource capacity limitations.