Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RASKIN RECIPIENT ELIGIBILITY DECISION SUPPORT SYSTEM USING THE AHP METHOD Zulfi Azhar; Neni Mulyani; Jeperson Hutahaean; Sapriyanti Sapriyanti
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 10, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i1.2896

Abstract

Abstract: Some people in Sei Silau Timur Village in Buntu Pane, Kisaran, have low incomes with the existence of a government policy in the food management program that cooperates with Bulog to ease the burden on the community by distributing Raskin to villages where people have low incomes. And not all people get the chance to receive RASKIN because the quota is limited. There needs to be a selection in determining the eligibility of RASKIN for the right people and avoiding mistakes. The selection process can be completed using the application of computer science. Based on this, a decision support system is needed that can be used by the Sei Silau Timur village head's office staff in distributing RASKIN rice, which later this application can help and benefit the village community. This research uses the AHP method, which is carried out by comparing a matrix of several criteria and alternatives. The final assessment result is implementing the AHP method, where criterion 4, namely Total Income, is selected, with Alternative 1 named Selamet.            Keywords: AHP; public; RASKIN; selection; SPK Abstrak : Sebagian dari masyarakat di Desa Sei Silau Timur di kecamatan Buntu Pane, Kisaran mempunyai penghasilan yang rendah. Dengan adanya kebijakan pemerintah dalam program penanggulangan pangan yang bekerja sama dengan pihak Bulog untuk meringankan beban masyarakat dengan menyalurkan raskin ke desa-desa yang masyarakatnya berpenghasilan yang rendah. Dan tidak semua masyarakat mendapatkan kesempatan penerimaan RASKIN karena kuotanya terbatas. Perlu dilakukan dengan seleksi dalam penentuan pemberian kelayakan RASKIN kepada orang-orang yang tepat dan menghindari kekeliruan. Proses seleksi tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan penerapan secara ilmu komputer.  Bedasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu sistem pendukung keputusan  yang dapat dipergunakan oleh petugas kantor Kepala Desa Sei Silau Timur dalam proses pembagian beras RASKIN, yang nantinya aplikasi ini dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat desa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode AHP,  dimana metode yang dilakukan dengan membandingkan matriks sejumlah kriteria dan alternatif. Hasil penilaian akhir yang terpilih merupakan implementasi dari metode AHP, dimana yang terpilih adalah kriteria 4 yaitu Jumlah Penghasilan  dengan alternatif 1 bernama Selamet. Kata Kunci: AHP; masyarakat; RASKIN; seleksi; SPK
Prediksi Kebutuhan Bahan Baku Kedelai Di Pabrik Tahu Buk Iyem Menggunakan Metode Least Square Dinda Nuri Fazira; Neni Mulyani; Elly Rahayu
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 3 No. 2: SEPTEMBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v3i2.203

Abstract

Dalam menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, perusahaan harus mampu menetapkan keputusan yang tepat agar dapat meraih tujuannya. Salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam peningkatan persaingan perusahaan adalah dengan melakukan perencanaan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Perencanaan yang tepat tersebut bisa dilakukan melalui peramalan guna untuk mengukur serta memprediksi keadaan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses bisnis yang akan terjadi dimasa yang akan datang serta merancang sitem peramalan untuk mempermudah pabrik tahu bu iyem dalam memprediksi kebutuhan bahan baku kedelai untuk periode berikutnya secara cepat dan akurat. Metode analisis yang dilakukan adalah metode least square. Hasil analisis dengan metode least square menunjukan bahwa peramalan bulan Januari tahun 2023 sebesar 5.376 kg, Februari 2023 sebesar 5.433 kg dan Maret 2023 sebesar 5.489 kg dengan tingkat kesalahan (error) sebanyak MSE 69196, RMSE 263, MAD 214 dan MAPE 0,04%. Aplikasi ini diharapkan dapat mendukung pabrik tahu agar bisnisnya bisa lancar dan tidak terkendala masalah bahan baku.
PENYULUHAN DAMPAK PEMAKAIAN INTERNET BAGI ANAK-ANAK PADA ORANG TUA DI KABUPATEN BATUBARA Neni Mulyani; Jeperson Hutahaean; Jihan Aulia Putri Fahdrina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.27890

Abstract

Abstrak: Penggunaan internet tanpa pengawasan memicu dampak negatif pada anak-anak usia sekolah dasar. Orang tua harus memahami risiko ini untuk mendampingi anak dengan bijak. Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Limau Manis, Kabupaten Batubara, bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua terhadap dampak penggunaan internet dan menguatkan citra internet sebagai media pembelajaran. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan dengan teori dan praktik. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang dampak negatif internet. Hasil kegiatan pelatihan ini bekerja sama dengan 2 mitra dari Universitas Royal dan diikuti oleh 30 peserta dari komunitas orang tua di Desa perkebunan Limau Manis yang mencapai nilai rata-rata 93,35 pada posttest.Abstract: Unsupervised internet use triggers a negative impact on elementary school-age children. Parents must understand these risks to accompany their children wisely. Community Service Activities in Limau Manis Village, Batubara Regency, aims to increase parents' understanding of the impact of internet use and strengthen the image of the internet as a learning medium. Activities are carried out through training with theory and practice. The results show an increase in public understanding of the negative impact of the internet. The results of this training activity were in collaboration with 2 partners from the Royal University and attended by 30 participants from the parent community in the Limau Manis plantation village who achieved an average score of 93.35 on the posttest.