Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatakan Kemampuan Minat Baca Peserta Didik Melalui Taman Baca di SD Aisyiyah Kalianda, Lampung Selatan Muhammad Rasyid Ridho; Reza Mareta Putri; Annisa Yola Shafarina; Maharani Fadhiyah Haifani; Feragi Azizun Putra
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1147

Abstract

Salah satu aspek yang sangat fundamental dalam pendidikan yakni kemampuan literasi, yang tidak hanya mencakup keterampilan membaca dan menulis tetapi juga kemampuan memahami dan menganalisis informasi secara kritis. Lietrasi merupakan kunci dalam mengembangkan keterampilan yang mendukung pertumbuhan dan kesuksesan di berbagai bidang kehidupan. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan untuk siswa SD Aisyiyah Kalianda memiliki tujuan untuk mengembangkan berbagai metode serta menumbuhkan minat baca peserta didik. Metode program pengabdian yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi kepada peserta didik dan guru, implementasi program kegiatan lepada peserta didik, evaluasi yang dilakukan pada dua tahap dan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan program pengabdian di SD Aisyiyah Kalianda menunjukkan hasil yang positif dan berdampak signifikan terhadap siswa dan lingkungan sekolah, para siswa lebih sering mengunjungi perpustakaan sekolah dan terlibat dalam berbagai kegiatan membaca Banyaknya siswa yang meminjam buku lebih dari satu judul dalam satu minggu serta meningkatnya jumlah siswa yang ikut serta dalam kegiatan membaca bersama. Untuk pengembangan lebih lanjut, maka direkomendasikan kepada pihak sekolah untuk melakukan penyediaan akses sumber belajar digital seperti e-book atau platform lietasi online bagi seluruh siswa untuk mengatasi keterbatasan buku di perpustakaan. Selain itu, program yang berkelanjutan juga perlu dilakukan untuk mengenalkan variasi kegiatan literasi yang lebih menarik dan melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat sekitar, sehingga menciptakan ekosistem literasi yang lebih luas. Mendorong peningkatan keterlibatan siswa dalam pengelolaan perpustakaan bagi seluruh siswa agar lebih aktif dalam mengelola perpustakaan. Melakukan evaluasi berkala untuk mengukur aktivitas program untuk pengembangan program di masa depan.
PENERAPAN LITERASI LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM EDUKASI SAMPAH ORGANIK DAN NON ORGANIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR SDN 1 TITIWANGI Maharani Fadhiyah Haifani; Annisa Yola Shafarina
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Dedikasi untuk Negeri (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.4692

Abstract

Literasi lingkungan merupakan kompetensi penting dalam pendidikan berkelanjutan yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Salah satu permasalahan utama dalam konteks sekolah dasar adalah rendahnya pemahaman dan praktik siswa dalam memilah sampah organik dan non organik, meskipun fasilitas pendukung telah tersedia. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa Sekolah Dasar melalui program edukasi sampah organik dan non organik di SDN 1 Titiwangi. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan edukatif partisipatif berbasis pengalaman (experiential learning) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi interaktif, praktik langsung pemilahan sampah, simulasi, serta refleksi bersama siswa. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi perilaku, wawancara singkat dengan guru, dan post-test deskriptif untuk mendukung temuan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual siswa mengenai perbedaan sampah organik dan non organik, berkembangnya sikap peduli lingkungan, serta peningkatan konsistensi praktik pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Sebagian besar siswa mencapai kategori baik hingga sangat baik dalam post-test pemahaman. Program ini membuktikan bahwa edukasi sampah yang kontekstual dan partisipatif efektif dalam mengembangkan literasi lingkungan siswa sekolah dasar. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi model edukasi lingkungan berkelanjutan di sekolah dasar.