Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru Kelas dalam Menangani Hambatan Belajar Siswa Slow Learner pada kelas Inklusif Tanpa Guru Pendamping Khusus di Sekolah Dasar Imelda Eka Ainurramadhani; Anil Fahrizin Asrulloh; Mauludina Setyowati; Sofi Khonisatur Rohmah; Nova Estu Harsiwi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4412

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru kelas dalam menangani hambatan belajar peserta didik slow learner pada kelas inklusif tanpa Guru Pendamping Khusus (GPK) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di UPTD SDN Banyuajuh 5. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik slow learner mengalami kesulitan memahami materi, terutama pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sehingga memerlukan pengulangan materi, instruksi sederhana, dan pendampingan intensif. Guru kelas berperan dalam menciptakan pembelajaran adaptif melalui penyederhanaan materi, penyesuaian tugas, penggunaan bahasa sederhana, pengulangan materi, serta media konkret. Guru juga memberikan motivasi dan pendampingan emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, banyaknya jumlah peserta didik, minimnya fasilitas pendukung, dan kurangnya pelatihan pendidikan inklusif. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sekolah, peningkatan kompetensi guru, dan kerja sama dengan orang tua.
PENGUATAN NILAI LINGKUNGAN HIDUP MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR SEBAGAI KONTRIBUSI TERHADAP PENCAPAIAN SDGS DALAM ERA GLOBALISASI H. Priyono Tri Febrianto; Mauludina Setyowati; Moh. Romdan Syiraj; Jennie Salsabila Arfiyanti; Sofi Khonisatur Rohmah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi konkret bagi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan hidup ke dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar sebagai upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Di era globalisasi, tantangan eksploitasi sumber daya alam dan gaya hidup konsumtif digital menuntut adanya penguatan karakter peduli lingkungan sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research) melalui analisis artikel jurnal bereputasi tahun 2022–2026, buku teks, dan dokumen kebijakan SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai lingkungan dalam pembelajaran IPS dapat diwujudkan melalui pendekatan kontekstual dan pembiasaan positif, seperti pemilahan sampah organik dan anorganik, penggunaan produk ramah lingkungan, serta inovasi kreatif berbasis Eco-Brick. Meskipun menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran siswa dan keterbatasan kompetensi guru dalam substansi SDGs, integrasi konsep Education for Sustainable Development (ESD) dalam IPS terbukti strategis untuk membangun budaya sekolah yang adaptif dan inovatif demi keberlanjutan ekosistem di masa depan.