Reyneldis Laurensia Fernandez
Universitas Citra Bangsa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Karakteristik Tanah untuk Kapasitas Dukung Pondasi Dangkal (Studi Kasus Kabupaten Lembata) Reyneldis Laurensia Fernandez; Wenceslaus R Fernandez; Frianggi Sofia D Mansari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2402

Abstract

Determining soil characteristics is a crucial step in foundation planning to ensure adequate soil bearing capacity for structural loads. This study aims to identify soil characteristics in order to determine the appropriate type of foundation, assess potential risks such as soil settlement and failure, and optimize foundation design based on soil data. The methods used include field tests such as cone penetration tests (CPT) and hand boring, as well as laboratory testing of soil samples. Based on cone resistance (qc) results from two soil test points, it was found that qc values are relatively stable at certain depths, with minimum values of 50 kg/cm² and maximum values ≥ 50 kg/cm². These results indicate that the soil at the study site has sufficient bearing capacity for shallow foundations. Furthermore, although the ground surface elevation at the test points varies, the variation does not significantly affect the selection of foundation type. Therefore, shallow foundations are recommended as a suitable system for the soil conditions at this site.
KAJIAN PENDAPATAN ANGKUTAN PARIWISATA STUDI KURA-KURA BUS Reyneldis Laurensia Fernandez
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4095

Abstract

Pengembangan sistem transportasi yang handal, terinstegrasi, terpadu, aman dan efisien menjadi bagian dari suatu sistem pembangunan wilayah dalam memberikan pelayanan distribusi barang, jasa maupun orang kepada masyarakat secara maksimal serta sebagai pemerataan dan konektivitas antar wilayah. Tujuan utama dari diadakannya jenis angkutan ini yakni sebagai fasilitasi bagi para turis atau pengunjung yang ingin berwisata di Pulau Bali, namun berbasis pada angkutan umum. Salah satu contoh angkutan pariwisata yang ada di Bali yakni Kura-Kura Bus yang diluncurkan sejak 1 April 2014. Angkutan pariwisata berbasis angkutan trasnportasi massal ini, semakin memudahkan pelancong untuk dapat menikmati keindahan pulau Bali tanpa harus mengeluarkan banyak biaya untuk sewa kendaraan. Lingkup bahasan analisa yang dilakukan adalah kajian finansial berbasis pada survey dan wawancara yang dilakukan dengan pihak manajemen Kura-Kura Bus yang dilakukan untuk 2 rute yang paling banyak jumlah penumpangnya, yakni Kuta Line dan Ubud Line. Dalam penentuan proyeksi pendapatan yang diperoleh maka dilakukan survey jumlah penumpang yang kemudian yang kemudian dikalikan dengan jumlah trip dan jumlah armada. Dalam memprediksikan pendapat perlu juga memperkirakan rata-rata pertumbuhan demand pada kawasan sebesar 5% per tahunnya. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka dapat dambil kesimpulan dalam pengoperasian bus kura-kura, terdapat 8 trayek yang melayani selama 364 hari dalam setahun.Armada yang dioperasikan berupa bus sedang, dan minibus dengan konfigurasi kursi 15 seat dan 12 seat
Analisis Kelayakan Finansial Angkutan Kura-Kura Bus Reyneldis Laurensia Fernandez
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4262

Abstract

Manfaat transportasi antara lain meningkatkan efisisensi, dalam hal ini transportasi merupakan elemen penting dalam pembangunan ekonomi, transportasi yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup dengan menyediakan akses yang lebih baik ke sarana fasilitas maupun layanan yang tersedia. Infrastruktur merupakan salah satu komponen sistem transportasi, yang bermanfaat untuk meningkatkan mobilitas dan efisiensi. Sebagai salah satu penyokong pembangunan sudah sewajarnya sistem transportasi khususnya transportasi darat perlu di perhatikan, dimana biaya pembangunan dan pemeliharaan sistem transportasi dapat sangat tinggi. Sebagai salah satu penyokong pembangunan nasional, maka perlu menaruh perhatian besar terhadap transportasi terutama transportasi darat. Hal ini dikarenakan transportasi darat sangat memegang andil yang paling besar terhadap kontribusi pangsa angkutan dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. Kelayakan finansial dari angkutan pariwisata Kura-Kura bus dilakukan sebagai referensi untuk pengembangan maupun sebagai pertimbangan investasi untuk pengembangan moda transportasi umum pariwisata sebagai salah satu penunjang. Lingkup bahasan analisa yang dilakukan adalah kajian finansial berbasis pada survey yang dilakukan untuk 2 rute yang paling banyak jumlah penumpangnya, yakni Kuta Line dan Ubud Line. Metode analisis kelayakan dengan perhitungan NPV, IRR dan BCR dan analisis sensitifitas. Berdasarkan analisis finansial dengan kriteria investasi NPV, BCR dan IRR yang telah dilakukan dengan skenario tarif Rp.20.000 untuk Kuta Line dan Rp. 80.000,- untuk Ubud Line, dikatakan layak secara finansial, dengan perolehan pada jalur kuta line memiliki nilai NPV (1,093,204,686) > 0, BCR (1.072283238) > 1 dan IRR (23%) > i (17%) dan Ubud Line sebesar NPV (13,535,401,997) >0 dan BCR (3.974108974)>1 dan IRR (2723%) > i (17%).. Analisis sensitivitas dengan menggunakan pengaruh variasi nilai discount rate tehadap nilai NPV diperoleh bahwa bahwa untuk jalur kuta (Kuta line) investasi dapat dikatakan tidak layak apabila tingkat suku bunga pertahun atau discount ratenya mencapai 23%. Sedangkan untuk jalur Ubud (Ubud Line) tingkat suku bunga sama sekali tidak berpengaruh terhadap nilai NPV.