Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Kelaikan Struktur Pada Bangunan Ruko Terhadap Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Dion Valerio Lilu; Frianggi Sofia D Mansari; Reyneldis L Fernandez
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1309

Abstract

Sertifikat Kelayakan Bangunan (SLF) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk bangunan yang telah selesai dibangun dan dinyatakan memenuhi standar kelayakan fungsional. Penilaian dilakukan melalui inspeksi teknis oleh Tim Peninjau Teknis dan verifikasi dokumen oleh Tim Ahli Bangunan (TABG) sebagai syarat untuk pemanfaatan bangunan. Penerbitan SLF bertujuan untuk memastikan keandalan suatu bangunan. Salah satu indikator utama penilaian keandalan, berdasarkan kepatuhan terhadap Izin Bangunan (IMB), adalah keselamatan struktural. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan metode cluster, dengan fokus pada jenis bangunan yang diperlukan untuk mendapatkan SLF, antara lain gedung pemerintahan, bangunan komersial, fasilitas kesehatan, dan bangunan industri. Inspeksi fisik bangunan dilakukan secara visual menggunakan daftar periksa, serta melalui pengujian non-destruktif dan/atau destruktif. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa bangunan tersebut dinyatakan layak secara fungsional. Pengamatan visual tidak mengungkapkan kerusakan yang signifikan, sehingga bangunan tersebut dikategorikan dapat diandalkan atau layak digunakan, dengan komponen struktural bebas dari kerusakan atau kekuranganUji Palu menunjukkan bahwa kualitas beton pada kolom, balok, dan pelat lantai memuaskan. Selanjutnya, analisis struktural menggunakan perangkat lunak ETABS V.20 menunjukkan bahwa perhitungan beban yang ada tetap dalam batas aman.
Karakteristik Tanah untuk Kapasitas Dukung Pondasi Dangkal (Studi Kasus Kabupaten Lembata) Reyneldis Laurensia Fernandez; Wenceslaus R Fernandez; Frianggi Sofia D Mansari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2402

Abstract

Determining soil characteristics is a crucial step in foundation planning to ensure adequate soil bearing capacity for structural loads. This study aims to identify soil characteristics in order to determine the appropriate type of foundation, assess potential risks such as soil settlement and failure, and optimize foundation design based on soil data. The methods used include field tests such as cone penetration tests (CPT) and hand boring, as well as laboratory testing of soil samples. Based on cone resistance (qc) results from two soil test points, it was found that qc values are relatively stable at certain depths, with minimum values of 50 kg/cm² and maximum values ≥ 50 kg/cm². These results indicate that the soil at the study site has sufficient bearing capacity for shallow foundations. Furthermore, although the ground surface elevation at the test points varies, the variation does not significantly affect the selection of foundation type. Therefore, shallow foundations are recommended as a suitable system for the soil conditions at this site.