Lyla Riani Lumbantobing
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Literatur: Peran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam Mendukung Integrasi Sistem Informasi Akuntansi, FinTech, dan Open Banking di Era Digitalisasi Keuangan Agape Anjumarito Panjaitan; Lyla Riani Lumbantobing; David Efendi
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 1 (2026): April, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v4i1.198

Abstract

transparency, and speed in recording financial transactions. QRIS, as the national digital payment standard, has been widely used to integrate various payment channels and encourage the automation of financial recording. This study utilises a literature review method sourced from scientific journals, official reports from financial institutions, and academic publications related to This study discusses the role of the Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS) in supporting the integration of accounting information systems with financial technology and open banking in the era of financial digitalisation. The background of this study stems from the need for organisations and business actors to improve efficiency accounting information systems, fintech, and open banking. The results of the study show that the implementation of QRIS facilitates the integration of transactions into accounting systems in real time, reduces the risk of manual recording errors, and speeds up the reconciliation process with banking systems. Open banking support further strengthens connectivity between financial platforms through the use of application programming interfaces, making the digital financial ecosystem more inclusive and efficient. However, this study also found challenges in terms of data security, human resource readiness, and regulatory certainty, which still need to be strengthened. The conclusion of this study is that QRIS not only serves as a digital payment instrument but also as an important catalyst in the integration of accounting information systems with fintech and open banking, which ultimately supports the creation of more transparent and accountable financial governance.
Analisis Kinerja Keuangan Siloam Internasional Hospital (Menggunakan Analisis Rasio Keuangan) Haura Rifqa Hascarjani; Yohana Tirta Widia Swari Simamora; Lyla Riani Lumbantobing; Muhammad Rizal; Samsurijal Hasan; Suhandi Suhandi
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3 No 1 (2025): April, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v3i1.49

Abstract

Kinerja keuangan merupakan indicator utama dalam menilai kesehatan finansial suatu perusahaan, terutama di sektor kesehatan yang memiliki dinamika bisnis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Siloam International Hospitals Tbk menggunakan metode analisis rasio keuangan yang mencakup rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Data yang digunakan bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan pada Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio likuiditas siloam berada pada tingkat yang cukup stabil menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancarnya. Rasio solvabilitas pada rasio hutang terhadap debt ratio, menunjukkan kondisi keuangan yang baik dengan tren peningkatan setiao tahunnya karena total asset yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan total utang. Dari segi rasio aktivitas, analisis receivable turnover pada periode 2022 sampai 2024 menunjukkan perusahaan membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk mengubah piutang menjadi kas yang mengindikasikan bahwa efesiensi pengelolaan piutang masih perlu ditingkatkan. Sementara dari rasio profitabilitas pada periode 2022-2024 pada margin laba bersih menunjukkan kinerja yang baik meskipun fluktuatif setiap tahunnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun Siloam International Hospitals memiliki kinerja keuangan yang relative baik, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan, terutama dalam pengelolaan biaya dan optimalisasi aset guna meningkatkan profitabilitas. Studi ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi manajemen perusahaan, investor, dan pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih strategis.