Ferdian Bangkit Wijaya
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik melalui Bank Sampah dan Budidaya Maggot di Kampung Marapit, Desa Sidamukti Ferdian Bangkit Wijaya; Akhmad Arif Prasojo; Muhammad Tabina Zachari; Destari Rahman; Ike Juliana Putri Pangaribuan
Diakoneo : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Serang, khususnya di Kampung Marapit, Desa Sidamukti, Provinsi Banten masih menjadi isu lingkungan yang mendesak akibat meningkatnya volume sampah dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan warga dalam mengelola sampah yang bernilai ekonomis guna mendukung pembangunan desa berkelanjutan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC), budidaya maggot, monitoring pengelolaan sampah, serta pendirian bank sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif dalam perilaku masyarakat, di mana warga mulai memilah sampah, memanfaatkan limbah organik untuk POC dan maggot, serta menabung sampah anorganik di bank sampah. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di desa-desa lain, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di tingkat lokal.
Modeling the Health Service Queuing System Using Petri Net and Max-Plus Algebra at Integrated Health Service Post (Posyandu) Syarif Abdullah; Himmatul Mursyidah; Ferdian Bangkit Wijaya; Miftahul Huda; Sri Istiyarti Uswatun Chasanah; Nadia Eka Nursafitri; Dinda Dwi Anugrah Pertiwi
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Volume 14 Issue 1 April 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/euler.v14i1.35889

Abstract

This study models the health service queue system at the Integrated Health Service Post (Posyandu) in Cilegon City, Banten, using the Petri Net and Max-Plus Algebra approaches to analyze the flow of participant arrivals and completion times. The data used are observational data from Posyandu activities simulated through a discrete event model, which includes several types of participants, namely: babies not standing yet, babies standing, pregnant mothers, and family planning programs. Petri Net modeling is used to represent the relationship between service transitions, while Max-Plus Algebra is used to calculate the process cycle time based on the critical path. The results of the study showed that the categories of non-standing babies, standing babies, and pregnant women/participants in the family planning program had identical service time patterns, namely a total duration of 17 minutes 19 seconds, with the main stages including measurement, midwife intervention, and provision of additional food. Max-Plus analysis confirms that the measurement and midwife intervention stages are the critical path that determines the length of service time. This study concludes that the combination of Petri Net and Max-Plus Algebra is effective in describing the dynamics of Posyandu queues and is able to provide quantitative information needed to identify bottleneck points and the basis for improving the service flow.