Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Comparative Analysis of Inherent Risk, Risk Management Quality and Risk Across Eight Risk Types at PT Bank Maluku Malut Alend Talla; Zahra; Sari Tamayani Tjio
Ilomata International Journal of Tax and Accounting Vol. 7 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijtc.v7i2.1989

Abstract

This study aims to analyze and compare inherent risk, risk management quality, and residual risk across eight types of risk at PT Bank Maluku Malut during the period 2022–2024. This research employs a descriptive-quantitative method with a comparative approach, utilizing secondary data derived from quarterly and annual risk profile reports. The results indicate that the bank’s overall risk profile was categorized as PK-2 (controlled risk) in 2022 and 2024, while it increased to PK-3 (moderate risk) in 2023. This escalation was primarily driven by a decline in risk management quality, particularly in operational, liquidity, and compliance risks. Conversely, legal and reputational risks consistently remained at a low level and were effectively managed. These findings suggest that fluctuations in inherent risk are not always accompanied by proportional improvements in risk management quality, thereby affecting the bank’s residual risk profile. Therefore, this study highlights the importance of implementing an integrated risk management system, such as Enterprise Risk Management (ERM) based on the COSO 2017 framework, supported by digital monitoring systems and enhanced human resource competencies, to ensure sustainable risk control and organizational performance.
Pengaruh Sistem Pengendalian Internal (SPI), Komitmen Organisasi Dan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Terhadap Akuntanbilitas Pengelolaan Dana Desa Revi Wilhelmina Silooy; Alend Talla; Pranatalindo Simanjuntak
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 5: Juli 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i5.10512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sistem Pengendalian Intern (SPI), Komitmen Organisasi, dan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa pada aparat desa di Kecamatan Amahai dan Kabupaten Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian sebanyak 120 aparat desa, dengan 77 kuesioner yang valid diolah. Hasil uji-t menunjukkan bahwa variabel Sistem Pengendalian Intern (SPI) tidak berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa (nilai signifikansi 0,550 > 0,05). Sebaliknya, variabel Komitmen Organisasi berpengaruh positif dan signifikan (nilai signifikansi 0,035 < 0,05), demikian pula variabel Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) yang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 71,4% menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan menjelaskan variasi akuntabilitas pengelolaan dana desa. Studi ini memberikan implikasi penting bagi pemerintah desa untuk memperkuat komitmen organisasi dan mengoptimalkan penggunaan SISKEUDES guna meningkatkan akuntabilitas keuangan desa.
Keterlambatan laporan pertanggungjawaban realisasi APBDes: analisis faktor dan upaya pemerintah desa Revi Wilhelmina Silooy; Alend Talla
Jurnal Indovisi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Indovisi
Publisher : Indonesian Indovisi Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/19071108

Abstract

Pengelolaan keuangan desa menuntut akuntabilitas dan ketepatan waktu pelaporan sebagai prasyarat keberlanjutan pembangunan dan pencairan dana desa. Keterlambatan laporan pertanggungjawaban realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) masih menjadi persoalan di tingkat desa, termasuk di Desa Patti, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan laporan pertanggungjawaban realisasi APBDes serta mengkaji upaya pemerintah desa dalam mengatasi permasalahan tersebut. Masalah utama penelitian berfokus pada hambatan internal dan kontekstual yang memengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan desa. Penelitian dilakukan melalui pengumpulan data dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Bendahara Desa Patti dengan menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi pengelolaan APBDes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pelaporan dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pendidikan dan kompetensi aparatur desa, keterbatasan penguasaan teknologi informasi, minimnya sarana dan prasarana pendukung, rendahnya disiplin waktu kerja, serta hambatan pelaksanaan kegiatan fisik akibat keterlambatan penyediaan material dan kondisi cuaca. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas aparatur desa, perbaikan sarana pendukung, serta peningkatan koordinasi dan disiplin kerja guna mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa yang lebih efektif dan berkelanjutan.